#tetherfreezesusdtlinkedtoledgertheft
Tether Menekan Tombol Pembekuan atas Dana Curian. Pelaku Kabarnya Punya Jalan Keluar
Dugaan pencurian senilai $90 juta yang dikaitkan dengan pembeli Ledger menjadi ujian nyata atas hal-hal yang dapat dan tidak dapat dilakukan penerbit stablecoin setelah kejadian.
Berikut laporan yang beredar: MistTrack, unit pelacakan SlowMist, menyatakan bahwa Tether membekukan sejumlah besar USDT di alamat yang terkait dengan pencurian tersebut, yang nilainya diperkirakan mendekati $90 juta. Penyelidik lain menyebut angka $72 juta hingga $86 juta, dan tak satu pun angka ini dikonfirmasi oleh Ledger, yang masih menyelidiki tanpa menyebutkan penyebabnya. Pembekuan menghalangi transfer dari alamat yang ditandai, tetapi tidak mengembalikan uang kepada korban. Pembekuan itu juga hanya mencakup bagian USDT, karena Bitcoin dan Ether tidak memiliki penerbit yang dapat turun tangan. Pelacak on-chain juga melaporkan bahwa setelah pembekuan dilakukan, pelaku yang dicurigai menukar sebagian USDT menjadi USDD, stablecoin Tron yang tidak dapat dibekukan oleh Tether, lalu memindahkan sejumlah dana yang lebih kecil melalui layanan pencampur dan bursa terpusat. Aliran dana tersebut merupakan pengamatan pelacak, bukan fakta yang telah dipastikan.
Mengapa ini penting? Insiden ini menunjukkan kedua sisi kendali stablecoin terpusat: kendali tersebut dapat dengan cepat membatasi kerugian, tetapi hanya merupakan solusi parsial yang dapat diakali dengan kecepatan dan pilihan aset. Insiden ini juga menegaskan pentingnya pelaporan yang cepat. Korban disarankan untuk menyimpan hash transaksi dan melaporkannya kepada pihak berwenang serta penerbit.
Jika pemulihan bergantung pada aset yang dipegang pelaku, bagaimana sebaiknya kita menyikapi kompromi antara uang yang dapat dibekukan dan yang tidak dapat dibekukan? 🤔
#Tether #USDT #Ledger #CryptoSecurity
$MAGIC $LUMIA $ERA
Tether Menekan Tombol Pembekuan atas Dana Curian. Pelaku Kabarnya Punya Jalan Keluar
Dugaan pencurian senilai $90 juta yang dikaitkan dengan pembeli Ledger menjadi ujian nyata atas hal-hal yang dapat dan tidak dapat dilakukan penerbit stablecoin setelah kejadian.
Berikut laporan yang beredar: MistTrack, unit pelacakan SlowMist, menyatakan bahwa Tether membekukan sejumlah besar USDT di alamat yang terkait dengan pencurian tersebut, yang nilainya diperkirakan mendekati $90 juta. Penyelidik lain menyebut angka $72 juta hingga $86 juta, dan tak satu pun angka ini dikonfirmasi oleh Ledger, yang masih menyelidiki tanpa menyebutkan penyebabnya. Pembekuan menghalangi transfer dari alamat yang ditandai, tetapi tidak mengembalikan uang kepada korban. Pembekuan itu juga hanya mencakup bagian USDT, karena Bitcoin dan Ether tidak memiliki penerbit yang dapat turun tangan. Pelacak on-chain juga melaporkan bahwa setelah pembekuan dilakukan, pelaku yang dicurigai menukar sebagian USDT menjadi USDD, stablecoin Tron yang tidak dapat dibekukan oleh Tether, lalu memindahkan sejumlah dana yang lebih kecil melalui layanan pencampur dan bursa terpusat. Aliran dana tersebut merupakan pengamatan pelacak, bukan fakta yang telah dipastikan.
Mengapa ini penting? Insiden ini menunjukkan kedua sisi kendali stablecoin terpusat: kendali tersebut dapat dengan cepat membatasi kerugian, tetapi hanya merupakan solusi parsial yang dapat diakali dengan kecepatan dan pilihan aset. Insiden ini juga menegaskan pentingnya pelaporan yang cepat. Korban disarankan untuk menyimpan hash transaksi dan melaporkannya kepada pihak berwenang serta penerbit.
Jika pemulihan bergantung pada aset yang dipegang pelaku, bagaimana sebaiknya kita menyikapi kompromi antara uang yang dapat dibekukan dan yang tidak dapat dibekukan? 🤔
#Tether #USDT #Ledger #CryptoSecurity
$MAGIC $LUMIA $ERA
