Investor lama yang sudah kenyang makan asam garam melihat pergerakan pasar ini cuma bisa bilang: ini lagi-lagi “pasar cowok brengsek”—kelihatannya menjanjikan, tapi ujung-ujungnya mengecewakan. Kabar positif dari sisi teknologi seperti Deno bergabung dengan Cloudflare memang terdengar keren, tetapi produksi etana di Ladang Minyak Tarim yang menembus 4 juta ton dan kekecewaan presiden Ukraina terhadap kesepakatan diesel AS-Rusia, terus terang, semuanya cuma bikin mental goyah karena faktor makro. Begitu berita soal energi muncul, sentimen pasar langsung terpecah. Di saat seperti ini, orang paling gampang mengambil keputusan gegabah.

Kawan-kawan, ingat pelajaran pahit selama sepuluh tahun ini: jangan sekali-kali FOMO di saat seperti ini! Kamu melihat orang lain mengejar harga tinggi dan meraup untung, sementara kamu sendiri akhirnya berdiri di puncak sambil diterpa angin. $SOL naik turun tajam beberapa hari ini, $BTC juga masih bergerak lamban di sini. Kelihatannya ada peluang, padahal semuanya jebakan. Soal Deno memang bisa dibilang kabar baik untuk jangka panjang, tapi dalam jangka pendek, siapa yang benar-benar bisa terdongkrak olehnya? Kemungkinan besar ini cuma permainan sentimen.

Jangan cuma terpaku menatap grafik harga. Coba lihat logika di balik berita makro. Presiden Ukraina kecewa? Artinya, situasi geopolitik masih akan bergejolak dan sentimen mencari aset aman masih ada. Menambah posisi secara membabi buta di saat seperti ini sama saja mengirim uang ke bandar. Sabar saja, tunggu sampai gelembung pasar mengempis dulu baru masuk. Itu jauh lebih baik daripada buru-buru masuk sekarang. Ingat, kita harus bertahan hidup dulu sebelum bisa menghasilkan uang.

Belakangan ini, bagaimana trading kalian? Bisa menahan diri dan santai saja, atau masih tak tahan lalu mencoba menangkap harga terendah dan malah nyangkut?