๐บ๐ธ IMBAL HASIL OBLIGASI AS TERTINGGI DALAM LEBIH DARI 25 TAHUN
AS baru saja menerbitkan obligasi pemerintah bertenor 30 tahun senilai 22 miliar USD dengan imbal hasil 5,618% โ tertinggi sejak Agustus 2000. Sementara itu, imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun juga naik menjadi 5,3%, tertinggi sejak November 2000.
๐ Beberapa poin penting:
- Obligasi 30 tahun: imbal hasil 5,618%.
- Obligasi 10 tahun: imbal hasil 5,3%.
- Rasio penawaran untuk obligasi 30 tahun mencapai 2,54 kali jumlah yang diterbitkan, menunjukkan bahwa permintaan masih cukup baik.
Hal yang patut diperhatikan adalah biaya pinjaman jangka panjang Pemerintah AS meningkat tajam, meskipun investor masih membeli obligasi dengan imbal hasil tinggi. Pasar kini harus mempertimbangkan imbal hasil yang menarik serta risiko terkait inflasi, defisit anggaran, dan jumlah utang publik yang terus membesar.
Bagi pasar kripto, kenaikan imbal hasil obligasi dapat menambah tekanan pada BTC dan aset berisiko lainnya, karena investor memiliki lebih banyak pilihan investasi dengan tingkat keuntungan yang relatif menarik. Namun, ini bukan berarti Bitcoin pasti akan turun; pergerakan dolar AS, likuiditas, dan aliran dana ke pasar tetap menjadi faktor yang perlu dipantau.
Ke depannya, jika imbal hasil terus bertahan di level tinggi, sentimen investor terhadap aset berisiko bisa menjadi lebih berhati-hati. Ini akan menjadi variabel makro yang penting bagi pasar kripto.
๐ PERDAGANGKAN HOT COINS DI SINI ๐
$KAIA
$MAGIC
$STRK
AS baru saja menerbitkan obligasi pemerintah bertenor 30 tahun senilai 22 miliar USD dengan imbal hasil 5,618% โ tertinggi sejak Agustus 2000. Sementara itu, imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun juga naik menjadi 5,3%, tertinggi sejak November 2000.
๐ Beberapa poin penting:
- Obligasi 30 tahun: imbal hasil 5,618%.
- Obligasi 10 tahun: imbal hasil 5,3%.
- Rasio penawaran untuk obligasi 30 tahun mencapai 2,54 kali jumlah yang diterbitkan, menunjukkan bahwa permintaan masih cukup baik.
Hal yang patut diperhatikan adalah biaya pinjaman jangka panjang Pemerintah AS meningkat tajam, meskipun investor masih membeli obligasi dengan imbal hasil tinggi. Pasar kini harus mempertimbangkan imbal hasil yang menarik serta risiko terkait inflasi, defisit anggaran, dan jumlah utang publik yang terus membesar.
Bagi pasar kripto, kenaikan imbal hasil obligasi dapat menambah tekanan pada BTC dan aset berisiko lainnya, karena investor memiliki lebih banyak pilihan investasi dengan tingkat keuntungan yang relatif menarik. Namun, ini bukan berarti Bitcoin pasti akan turun; pergerakan dolar AS, likuiditas, dan aliran dana ke pasar tetap menjadi faktor yang perlu dipantau.
Ke depannya, jika imbal hasil terus bertahan di level tinggi, sentimen investor terhadap aset berisiko bisa menjadi lebih berhati-hati. Ini akan menjadi variabel makro yang penting bagi pasar kripto.
๐ PERDAGANGKAN HOT COINS DI SINI ๐
$KAIA
$MAGIC
$STRK