$MU Micron Hadapi Ancaman Mogok di Taiwan saat Permintaan Chip Melonjak ⚠️

Micron Technology menghadapi potensi perselisihan tenaga kerja di Taiwan setelah serikat pekerja yang mewakili karyawan di fasilitasnya di Taoyuan memperoleh persetujuan untuk menggelar aksi mogok. Pemungutan suara itu didukung oleh 99% dari 1.994 anggota yang berpartisipasi, setelah perundingan mengenai kompensasi karyawan dan skema bagi hasil menemui jalan buntu.

Serikat pekerja berpendapat bahwa paket penghargaan terbaru Micron untuk tahun fiskal 2026 tidak menetapkan mekanisme bagi hasil permanen. Perusahaan memberikan bonus sebesar T$1 juta kepada karyawan di Taiwan, setara dengan sekitar US$31.386. Namun, perwakilan serikat pekerja mengkritik keputusan tersebut karena diumumkan sebelum kesepakatan dicapai melalui mediasi ketenagakerjaan. 🏭

Perselisihan ini penting karena Micron memproduksi chip memori yang digunakan di server AI dan sistem komputasi lainnya, termasuk memori berbandwidth tinggi. Taiwan merupakan bagian penting dari jaringan produksinya, dan perusahaan mempekerjakan sekitar 15.000 orang di seluruh pulau tersebut. Belum ada tanggal pasti untuk aksi mogok, sehingga perundingan mengenai kompensasi tetap menjadi persoalan utama yang belum terselesaikan.