AS dan Iran nyaris bentrok, Bitcoin ambruk lalu melesat—kembali ke $82.000!

Satu pernyataan Trump langsung mengubah suasana pasar—katanya, AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu paruh waktu 3 November dan negosiasi “berjalan produktif”, tetapi blokade tetap berlanjut. Harga minyak langsung menggila: WTI naik dari $89 ke $93,20, lalu anjlok lagi ke $90,69. Bitcoin lebih dramatis lagi: pada Kamis harganya ditekan hingga sekitar $80.300, lalu pada Jumat langsung rebound ke $82.000. Ethereum, XRP, dan Solana juga ikut bernapas lega.

Level penting sekarang sudah jelas: $81.000 adalah support; jika tembus, harga bisa menuju $80.000, bahkan $77.200. Di atasnya, $82.000, $83.300, dan $85.500 semuanya merupakan resistansi kuat. Analis BitDelta menyatakan: pasar baru bisa stabil jika BTC kembali ke $82.000 dan ETH bertahan di atas $2.500. Jika turun di bawah $80.316, risiko penurunan langsung membesar.$BTC $GMEB $METAB #以太坊升破2500美元 #比特币重复使用地址持有433万枚BTC #比特币跌破8.1万美元

Ada satu kejadian lain: sejumlah orang mengangkat isu migrasi dompet dalam “mode tempat berlindung”, dengan alasan kemajuan matematika yang dipercepat AI bisa mengancam kripto. Namun, kriptografer Coinbase langsung menepis kekhawatiran itu—kriptografi kurva eliptik yang sudah matang belum berhasil dipecahkan, jadi jangan menakut-nakuti diri sendiri.

Bisakah meredanya ketegangan geopolitik memicu aksi beli yang berkelanjutan? Apakah kenaikan Bitcoin kali ini sungguhan atau cuma pantulan sesaat sebelum jatuh lagi? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar!