#ReusedBitcoinAddressesHold4.33MBTC

RISIKO TERBESAR BITCOIN MUNGKIN BUKAN HARGANYA… MELAINKAN CARA SEBAGIAN KOIN DISIMPAN!

Saya sedang mencermati satu aspek keamanan Bitcoin yang layak mendapat lebih banyak perhatian.

Menurut data Glassnode yang dikutip dalam laporan terbaru, 4,33 juta BTC disimpan di alamat yang digunakan berulang kali, naik dari 3,79 juta BTC setahun lalu. Jumlah itu kira-kira 21,5% dari pasokan Bitcoin yang beredar.

Namun, bagian berikut ini lebih menarik.

Diperkirakan sekitar 6,26 juta BTC, atau 31,2% dari total pasokan, berada di balik kunci yang terlihat secara publik. Ini mencakup alamat yang digunakan berulang kali, skrip Bitcoin lama, dan output Taproot.

Apakah ini berarti koin-koin tersebut diretas? Tentu saja tidak!

Kunci publik yang terlihat bukan berarti seseorang memiliki akses ke kunci privat. Namun, penggunaan alamat secara berulang dapat menimbulkan risiko keamanan tambahan, sehingga praktik penggunaan dompet yang baik menjadi semakin penting.

Bagi pemegang jangka panjang dan bisnis yang mengelola saldo BTC dalam jumlah besar, keamanan tidak boleh dianggap sebagai hal yang bisa dipikirkan belakangan. Memindahkan dana ke alamat baru dapat mengurangi risiko tertentu, tetapi setiap pemindahan harus dilakukan dengan hati-hati.

Ini bukan sinyal untuk membeli atau menjual. Ini adalah pengingat bahwa keamanan Bitcoin sama pentingnya dengan pergerakan harga.

Pertanyaan saya sederhana: Apakah para pemegang kripto sudah cukup memperhatikan keamanan dompet, atau justru terlalu berfokus pada pergerakan pasar?

#ReusedBitcoinAddressesHold4.33MBTC
#FedMinutesFocusOnOctoberPause
#IMFSaysTokenizedMarketsSmall #SenBlumenthalProbesCantorFitzgeraldTetherTies

$BTC $STRK $OGN