Saat menilai proyek blockchain publik, jangan hanya melihat apa yang tertulis di whitepaper.

Sebagai contoh, ACO. Arah yang direncanakan dalam whitepaper tidak hanya mencakup blockchain publik sebagai infrastruktur dasar, tetapi juga modul seperti DEX, DApp, konten sosial, interoperabilitas lintas rantai, dan tata kelola komunitas.

Untuk membentuk ekosistem yang utuh, modul-modul ini membutuhkan lebih dari sekadar pengembangan teknologi. Aspek seperti pengalaman produk, penggunaan oleh pengguna, dan sinergi antar aplikasi juga perlu diperhatikan.

Karena itu, saat meneliti proyek semacam ini, kita bisa meninjau beberapa pertanyaan secara terpisah:

1. Bagaimana perkembangan infrastruktur dasarnya?
2. Apakah aplikasi yang direncanakan benar-benar sudah diluncurkan?
3. Apakah ada pengguna nyata dan kebutuhan penggunaan?
4. Apakah peta jalan selanjutnya dijalankan sesuai rencana yang diumumkan?

Whitepaper dapat membantu kita memahami rancangan proyek, tetapi pada akhirnya, rancangan tersebut tetap perlu divalidasi dengan perkembangan nyata.

Konten di atas hanya untuk diskusi dan riset proyek, bukan merupakan saran investasi.