Hampir semua koin besar masih jauh dari rekor mereka, sementara $HYPE hanya terpaut beberapa persen dari rekornya. Saya mencari tahu alasannya. 🚀
Pergerakannya: pada Mei, puncaknya $64; pada Juni, sekitar $77; lalu terkoreksi hampir 30% dan menyentuh titik terendah sekitar $51 pada Agustus. Setelah itu, harganya melesat: mencetak rekor ≈ $98 pada 23 September, dan sekarang berada di sekitar $93 — hampir dua kali lipat dari titik terendahnya.
Ada tiga alasan:👇
Pertama — mekanisme buyback bawaan: 97–99% biaya Hyperliquid masuk ke Assistance Fund, yang membeli HYPE di pasar. Pada kuartal kedua, diperkirakan sekitar $141 juta dari pendapatan sekitar $169 juta digunakan untuk itu. Secara keseluruhan, ≈ 49 juta token telah ditarik dari peredaran — hampir 5% dari total pasokan maksimum.
Kedua — pendapatan: ≈ $419 juta dari biaya selama paruh pertama 2026.
Ketiga — ekspansi ke luar dunia kripto: menurut laporan, perdagangan saham dan RWA di platform tersebut sudah melampaui perdagangan kripto.
Namun, roda penggeraknya bisa berputar ke dua arah: perdagangan yang lebih sepi berarti biaya yang lebih rendah, lalu buyback yang lebih lemah. Volume futures lebih dari 15 kali volume spot, jadi likuidasi bisa menggerakkan harga bahkan tanpa berita apa pun. Selain itu, ada persaingan dari Robinhood dan Coinbase.
Kesimpulan: kenaikan ini ditopang oleh biaya yang berubah menjadi permintaan, bukan oleh hype — tetapi hanya selama volumenya tetap tinggi. Ini analisis, bukan saran untuk membeli.
Saat menilai token, apakah Anda melihat pendapatan protokol atau hanya grafik?
$HYPE
#Hyperliquid
Pergerakannya: pada Mei, puncaknya $64; pada Juni, sekitar $77; lalu terkoreksi hampir 30% dan menyentuh titik terendah sekitar $51 pada Agustus. Setelah itu, harganya melesat: mencetak rekor ≈ $98 pada 23 September, dan sekarang berada di sekitar $93 — hampir dua kali lipat dari titik terendahnya.
Ada tiga alasan:👇
Pertama — mekanisme buyback bawaan: 97–99% biaya Hyperliquid masuk ke Assistance Fund, yang membeli HYPE di pasar. Pada kuartal kedua, diperkirakan sekitar $141 juta dari pendapatan sekitar $169 juta digunakan untuk itu. Secara keseluruhan, ≈ 49 juta token telah ditarik dari peredaran — hampir 5% dari total pasokan maksimum.
Kedua — pendapatan: ≈ $419 juta dari biaya selama paruh pertama 2026.
Ketiga — ekspansi ke luar dunia kripto: menurut laporan, perdagangan saham dan RWA di platform tersebut sudah melampaui perdagangan kripto.
Namun, roda penggeraknya bisa berputar ke dua arah: perdagangan yang lebih sepi berarti biaya yang lebih rendah, lalu buyback yang lebih lemah. Volume futures lebih dari 15 kali volume spot, jadi likuidasi bisa menggerakkan harga bahkan tanpa berita apa pun. Selain itu, ada persaingan dari Robinhood dan Coinbase.
Kesimpulan: kenaikan ini ditopang oleh biaya yang berubah menjadi permintaan, bukan oleh hype — tetapi hanya selama volumenya tetap tinggi. Ini analisis, bukan saran untuk membeli.
Saat menilai token, apakah Anda melihat pendapatan protokol atau hanya grafik?
$HYPE
#Hyperliquid