$STRK 📈 Mengapa tiba-tiba melonjak tajam barusan?

1. Proposal “lepas dari Ethereum” (L2 → L1)
Pada 8 Oktober, pendiri Eli Ben-Sasson mengusulkan agar Starknet beralih dari Ethereum Layer 2 menjadi Layer 1 independen sebelum 2027. Tujuannya adalah mewujudkan otonomi dalam konsensus, keamanan, serta ketahanan terhadap kuantum dan AI melalui sistem bukti STARK berbasis fungsi hash.
2. Program insentif strkBTC (2 Oktober)
Starknet menanggung 100% biaya bridge lintas jaringan bagi 100 BTC pertama yang dibawa ke jaringan ini melalui strkBTC. BTC tersebut dapat di-stake (imbal hasil tahunan sekitar 3%), digunakan untuk menyediakan likuiditas, serta dijadikan agunan. Ini merupakan katalis utama yang mendorong masuknya dana spekulatif.
3. Upgrade mainnet v0.14.4 (5 Oktober)
Upgrade ini mendukung pembuktian blok berskala besar (hingga 1,1 miliar gas Layer-2) dan optimalisasi performa, sehingga menjadi landasan teknis bagi aplikasi yang membutuhkan komputasi intensif.
4. Pendorong utamanya adalah spekulasi (derivatif)
Meski ada kabar fundamental, kenaikan ini terutama didorong oleh perdagangan derivatif dengan leverage: jumlah open interest melonjak 53%, sementara volume perdagangan futures sekitar 5 kali volume spot. Sejumlah KOL (seperti Pumponomics) memamerkan order beli STRK senilai sekitar US$740.000, sehingga menarik dana FOMO.

💡 Kesimpulan: Lonjakan ini merupakan perpaduan antara narasi “lepas dari Ethereum – tahan terhadap AI” (yang menyentuh kekhawatiran soal keamanan) dan arus dana spekulatif ke derivatif, bukan pertumbuhan pengguna yang nyata.

Dukung saya dengan trading di sini 👇#strk #STARKNET