🛢️ Harga Minyak Turun setelah Pernyataan Trump soal Iran Meredakan Kekhawatiran Pasokan
📉 Harga Minyak Melemah
Harga minyak turun pada Jumat setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang pembicaraan produktif dengan Iran meredakan kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan.
🛢️ Minyak mentah Brent: Turun 0,7% menjadi $103,53 per barel.🇺🇸 Minyak mentah WTI: Turun 0,6% menjadi $90,97 per barel.
🌍 Pembicaraan AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasar
Trump mengatakan AS tidak berencana menyerang Iran sebelum pemilu paruh waktu pada 3 November. Iran dilaporkan sedang meninjau tanggapan AS atas proposalnya untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari.
⚠️ Risiko Pasokan Masih Ada
Meski turun pada Jumat, Brent masih berpeluang mencatat kenaikan mingguan setelah serangan terhadap kapal pengangkut minyak di Timur Tengah. Sementara itu, sanksi baru AS yang menargetkan jaringan minyak Iran menambah ketidakpastian.
🌪️ Badai Isaias juga mengganggu produksi minyak AS di Teluk Meksiko, sehingga para produsen terpaksa menghentikan produksi sekitar 1,3 juta barel per hari, atau 62,9% dari produksi regional saat ini.
🔎 Prospek Pasar
Harga minyak masih bergejolak seiring para pedagang memantau negosiasi AS-Iran, keamanan pelayaran di Selat Hormuz, sanksi, dan kerugian produksi akibat badai. Eskalasi apa pun dapat mendorong harga naik, sementara kemajuan diplomatik dapat meredakan kekhawatiran pasokan.
🏷️#CrudeOilMarketPriceAnalysis #GlobalEnergySupplyAndDemand #USIranDiplomaticNegotiations #MiddleEastOilSupplyDisruptions
📉 Harga Minyak Melemah
Harga minyak turun pada Jumat setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang pembicaraan produktif dengan Iran meredakan kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan.
🛢️ Minyak mentah Brent: Turun 0,7% menjadi $103,53 per barel.🇺🇸 Minyak mentah WTI: Turun 0,6% menjadi $90,97 per barel.
🌍 Pembicaraan AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasar
Trump mengatakan AS tidak berencana menyerang Iran sebelum pemilu paruh waktu pada 3 November. Iran dilaporkan sedang meninjau tanggapan AS atas proposalnya untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari.
⚠️ Risiko Pasokan Masih Ada
Meski turun pada Jumat, Brent masih berpeluang mencatat kenaikan mingguan setelah serangan terhadap kapal pengangkut minyak di Timur Tengah. Sementara itu, sanksi baru AS yang menargetkan jaringan minyak Iran menambah ketidakpastian.
🌪️ Badai Isaias juga mengganggu produksi minyak AS di Teluk Meksiko, sehingga para produsen terpaksa menghentikan produksi sekitar 1,3 juta barel per hari, atau 62,9% dari produksi regional saat ini.
🔎 Prospek Pasar
Harga minyak masih bergejolak seiring para pedagang memantau negosiasi AS-Iran, keamanan pelayaran di Selat Hormuz, sanksi, dan kerugian produksi akibat badai. Eskalasi apa pun dapat mendorong harga naik, sementara kemajuan diplomatik dapat meredakan kekhawatiran pasokan.
🏷️#CrudeOilMarketPriceAnalysis #GlobalEnergySupplyAndDemand #USIranDiplomaticNegotiations #MiddleEastOilSupplyDisruptions
