Benarkah gagak menyimpan dendam?

Sejak 2005, tim Marzluff dari Universitas Washington melakukan hal yang cukup kejam: seorang peneliti mengenakan topeng “manusia gua”, lalu menangkap gagak di kampus dan melepaskannya tepat di depan mereka. Sejak saat itu, topeng tersebut menjadi benda terlarang di kampus. Begitu muncul, gagak-gagak langsung menukik, berkaok-kaok, dan mengepung orang yang memakainya.

Yang lebih mengerikan, gagak yang belum pernah ditangkap pun mengenali wajah itu. Bahkan anak-anak gagak yang lahir beberapa tahun kemudian akan menyerang si pemakai topeng. Mereka mengingat dendam setidaknya selama lima tahun, bahkan mewariskannya dari generasi ke generasi. Mereka mengandalkan bagian khusus di otak untuk menyimpan ingatan tentang wajah manusia, dan juga saling “memberi tahu” satu sama lain.

Ada yang mencoba membawa camilan setiap hari untuk menebus kesalahan, tetapi hasilnya tetap kurang memuaskan. Jadi, ada benarnya juga pepatah lama: jangan cari gara-gara dengan gagak.

Apa ada orang sial di sekitarmu yang wajahnya dikenali dan diingat burung?