#vitalikwarnsaicouldweakencryptographysecurity

⚠️ #Ethereum co-founder #VitalikButerin memperingatkan bahwa kemajuan cepat AI dalam matematika dapat mengancam tidak hanya kriptografi yang rentan kuantum, tetapi bahkan sistem berbasis lattice yang dianggap aman pasca-kuantum.

Kronologinya: dalam 2 tahun ke depan bisa terjadi terobosan besar dalam serangan matematika.

🔐 Roadmap Ethereum karena itu sedang mengeksplorasi pendekatan “hash-only” untuk tanda tangan (signatures) dan pembuktian (proofs), termasuk skema seperti WOTS dan SPHINCS, yang bergantung pada struktur matematika yang lebih sedikit kompleks.
Untuk multisig, Buterin merekomendasikan:
• 🔄 Memutar (rotating) kunci setelah setiap operasi
• 🆕 Menggunakan alamat yang baru
• 🔒 Mengumpulkan tanda tangan di luar rantai (off-chain)
• 📐 Menggunakan parameter yang lebih besar untuk enkripsi berbasis lattice

$ETH sudah menargetkan ketahanan kuantum yang lebih luas pada tahun 2029.

Pertanyaan besarnya sekarang bukan lagi apakah komputer kuantum dapat memecahkan kriptografi saat ini, melainkan apakah AI dapat mempercepat matematika yang dibutuhkan untuk mematahkan pertahanan besok. 🤖