#imf称代币化市场仍小且碎片化

Setelah saham AS ditokenisasi di blockchain, saat ingin menjual, berapa selisih harga (price spread) yang harus dibayar?

Hari ini saya melihat IMF mengingatkan bahwa pasar tokenisasi masih relatif kecil dan terfragmentasi, serta likuiditasnya masih perlu ditingkatkan..

“Terfragmentasi” terdengar jauh, padahal sebenarnya terkait dengan setiap transaksi.

Hal yang sama terjadi saat melacak Google; saham yang ditokenisasi dari emiten berbeda dan di rantai yang berbeda bisa memiliki batasan pemindahan dan ketentuan penebusan yang berbeda. Namanya terlihat mirip, tetapi belum tentu order buy-sell bisa saling berbagi.

Yang lebih perlu diperhatikan adalah setelah bursa saham AS ditutup.

Produk yang mendukung perdagangan sesi perpanjangan memang menambah kenyamanan. Namun ketika pasar saham dasarnya sedang tutup, lindung nilai (hedging) dan arbitrase bisa menjadi lebih sulit. Harga yang masih “loncat” di tampilan tidak berarti jumlah yang ingin Anda jual pasti bisa tereksekusi pada harga tersebut.

Pembelian dalam nominal kecil biasanya sangat lancar; saat menjual dalam nominal besar, slippage terlihat jelas—dan ini benar-benar bisa terjadi.

Menilai seberapa baik pelaksanaan tokenisasi saham, tidak cukup hanya menghitung berapa banyak aset yang ditokenisasi. Perlu dilihat juga selisih harga beli-jual, kedalaman order (order depth), serta bagaimana sebenarnya proses penebusannya berjalan.

Bagi pengguna biasa, membayar lebih sedikit spread lebih nyata daripada sekadar mendengar cerita “pasar senilai triliunan dolar”.

Prospek RWA bisa dibahas. Sebelum membuat order, lihat dulu berapa biaya nyata yang harus dikeluarkan untuk transaksi Anda.

#RWA #资产代币化 #链上美股 $GOOGLB $AVGOB