Pemenang sejati bukanlah orang yang menghasilkan paling banyak, melainkan orang yang tahu kapan harus bangkit dan pergi.
Hal paling kejam di dunia kripto bukanlah kamu tidak bisa menghasilkan uang.
Melainkan kamu sudah berhasil mendapatkannya, tetapi akhirnya tak bisa membawanya pergi.
Di pasar bullish, banyak orang pernah meraup keuntungan besar.
Namun, ada yang:
Sudah untung 50%, ingin melipatgandakannya;
Sudah untung 3 kali lipat, ingin untung 10 kali lipat;
Sudah untung 10 kali lipat, lalu mulai membayangkan kebebasan finansial.
Akibatnya, saat pasar berbalik arah, keuntungan pun lenyap, modal ikut merugi, bahkan ada yang tumbang tepat sebelum fajar.
Banyak orang bukan kalah dari pasar, melainkan kalah dari keserakahan mereka sendiri.
Membeli itu mudah, menjual itu keahlian, tetapi mampu tidak bertransaksi adalah tanda seorang ahli.
Trader yang benar-benar matang tidak berusaha meraup keuntungan dari seluruh pergerakan pasar.
Mereka tahu kapan harus menyerang, kapan harus berhenti, dan kapan harus benar-benar memasukkan keuntungan ke kantong.
Pasar bullish paling mudah membuat orang berilusi:
Asalkan aku tidak keluar dari pasar, aku bisa terus menghasilkan uang.
Padahal, pasar tak pernah kehabisan peluang untuk meraih keuntungan. Yang langka adalah orang yang mampu membawa pulang uangnya.
Jadi, kamu harus belajar:
Ambil untung secara bertahap saat harga naik, kurangi posisi secara aktif saat pasar sedang euforia, dan izinkan dirimu keluar setelah keuntunganmu dirasa cukup.
Jangan selalu berusaha menjual di harga tertinggi.
Kamu tidak perlu menang di setiap transaksi, apalagi mengambil setiap rupiah yang ada di pasar.
Ingat:
Pemenang bukanlah orang yang pernah melihat berapa besar keuntungan mengambang di akunnya, melainkan orang yang benar-benar berhasil mempertahankan kekayaannya setelah melewati beberapa siklus bullish dan bearish.
Menang di meja judi saja belum cukup. Baru benar-benar menang kalau pergi dengan membawa chip.
#比特币跌破8.4万美元 #以太坊突破2500美元
Hal paling kejam di dunia kripto bukanlah kamu tidak bisa menghasilkan uang.
Melainkan kamu sudah berhasil mendapatkannya, tetapi akhirnya tak bisa membawanya pergi.
Di pasar bullish, banyak orang pernah meraup keuntungan besar.
Namun, ada yang:
Sudah untung 50%, ingin melipatgandakannya;
Sudah untung 3 kali lipat, ingin untung 10 kali lipat;
Sudah untung 10 kali lipat, lalu mulai membayangkan kebebasan finansial.
Akibatnya, saat pasar berbalik arah, keuntungan pun lenyap, modal ikut merugi, bahkan ada yang tumbang tepat sebelum fajar.
Banyak orang bukan kalah dari pasar, melainkan kalah dari keserakahan mereka sendiri.
Membeli itu mudah, menjual itu keahlian, tetapi mampu tidak bertransaksi adalah tanda seorang ahli.
Trader yang benar-benar matang tidak berusaha meraup keuntungan dari seluruh pergerakan pasar.
Mereka tahu kapan harus menyerang, kapan harus berhenti, dan kapan harus benar-benar memasukkan keuntungan ke kantong.
Pasar bullish paling mudah membuat orang berilusi:
Asalkan aku tidak keluar dari pasar, aku bisa terus menghasilkan uang.
Padahal, pasar tak pernah kehabisan peluang untuk meraih keuntungan. Yang langka adalah orang yang mampu membawa pulang uangnya.
Jadi, kamu harus belajar:
Ambil untung secara bertahap saat harga naik, kurangi posisi secara aktif saat pasar sedang euforia, dan izinkan dirimu keluar setelah keuntunganmu dirasa cukup.
Jangan selalu berusaha menjual di harga tertinggi.
Kamu tidak perlu menang di setiap transaksi, apalagi mengambil setiap rupiah yang ada di pasar.
Ingat:
Pemenang bukanlah orang yang pernah melihat berapa besar keuntungan mengambang di akunnya, melainkan orang yang benar-benar berhasil mempertahankan kekayaannya setelah melewati beberapa siklus bullish dan bearish.
Menang di meja judi saja belum cukup. Baru benar-benar menang kalau pergi dengan membawa chip.
#比特币跌破8.4万美元 #以太坊突破2500美元
