Curhat sedikit:

Trading kripto mengubah nasibku, tapi gaya hidupku juga tidak banyak berubah. Aku tidak membeli mobil atau barang mewah untuk pamer.
PS: Mungkin sesekali aku suka pamer omong kosong di internet, wkwk...

Sejak awal tahun, aku kebablasan main short dan hampir jatuh miskin lagi dalam sekejap. Cara pandangku pun berubah:
Kenapa tidak membangun usaha yang bisa berkembang seiring waktu? Apa aku akan terus berjudi seperti ini? Apa aku bakal kena likuidasi lagi? Kenapa aku bisa kena likuidasi?

Belakangan ini aku belajar jualan baju dari temanku. Dibandingkan dulu, rasanya memang jauh sekali. Benar kata orang, beralih dari hidup mewah ke sederhana itu sulit. Tapi menurutku ini pilihan yang tepat—setidaknya ada proses membangun sesuatu, sekaligus menciptakan arus kas stabil di luar pasar finansial.

Aku tetap bermain di pasar keuangan, tapi hanya membeli aset spot dan sesekali trading santai. Aku tidak berharap bisa kembali kaya raya dari trading. Targetku cukup menghasilkan seribu sehari. Pelan itu cepat, modal adalah segalanya.

Mewujudkan siklus positif: “menghasilkan uang, membelanjakannya, meningkatkan pemahaman, menghasilkan uang lagi, lalu membelanjakannya lagi.”
Semua yang kuinginkan harganya mahal, dan aku juga tidak rela menjadi orang biasa.

Terus berjuang, teman-teman yang belum pernah kutemui. Sampai jumpa di puncak.🌞