RUU CLARITY masih punya kesempatan terakhir? French Hill mengincar “masa sidang lame duck”
Pertarungan penting terkait regulasi kripto di AS mungkin harus menunggu hingga setelah November.

Ketua Komite Jasa Keuangan DPR AS, French Hill, baru-baru ini menyatakan bahwa ia masih berharap Kongres dapat mengesahkan RUU CLARITY dalam “masa sidang lame duck” setelah pemilu paruh waktu.

Mengapa saat ini begitu penting?
👉 Senat menggelar pemungutan suara pada September: 49 suara mendukung, 50 menolak
👉 Belum mencapai ambang 60 suara yang dibutuhkan untuk meloloskan RUU
👉 Setelah pemilu November, Senat diperkirakan hanya memiliki sekitar 22 hari sidang
👉 Hill menilai tindakan regulasi SEC dan CFTC saat ini belum dapat menggantikan legislasi Kongres

Inti pandangan Hill jelas:
Lembaga regulator dapat bertindak lebih dulu, tetapi aturan jangka panjang pada akhirnya harus ditetapkan Kongres dalam undang-undang.
Jika pembahasan RUU CLARITY dimulai kembali dalam masa sidang lame duck, fokus pasar bukan hanya pada “apakah RUU ini bisa disahkan”.

Yang lebih penting:
Bagaimana batas regulasi pasar aset digital AS akan ditetapkan?
Negosiasi ulang RUU CLARITY dalam beberapa pekan ke depan patut terus dicermati.
#frenchhill敦促跛脚鸭会期通过clarity法案