Vitalik memperingatkan: AI mungkin mengancam keamanan kriptografi lebih cepat daripada komputasi kuantum!
Dulu, yang dikhawatirkan semua orang adalah:
Kapan komputer kuantum akan memecahkan kriptografi?
Kini Vitalik mengingatkan:
AI mungkin lebih dulu “memecahkan” masalah matematika yang sulit.
Dalam pernyataan terbarunya, ia mengatakan bahwa AI yang mempercepat penelitian matematika dapat membuat asumsi keamanan kriptografi yang ada menghadapi ancaman lebih cepat.
Kriptografi kisi (Lattice Cryptography) patut mendapat perhatian khusus.
👉 Skema tahan kuantum seperti ML-DSA juga mungkin terdampak
👉 Teknologi komputasi privasi seperti FHE juga memiliki risiko
👉 ECDSA juga mungkin menghadapi tantangan lebih cepat dari perkiraan
👉 Vitalik berpendapat bahwa keamanan kriptografi kisi mungkin menghadapi ancaman serius dalam dua tahun ke depan
Namun, jangan salah mengartikan ini sebagai:
“Dompet BTC dan ETH akan langsung tidak aman.”
Vitalik sendiri juga menegaskan bahwa orang-orang tidak perlu panik memindahkan aset atau mengganti dompet karena kabar ini.
Yang benar-benar perlu diperhatikan adalah:
AI sedang beralih dari sekadar “membantu orang menulis kode” menjadi membantu meneliti matematika, mencari celah, dan menerobos asumsi kriptografi.
Dulu kita khawatir kriptografi tidak akan mampu bertahan menghadapi komputasi kuantum.
Kini mungkin ada satu faktor lain yang perlu dipertimbangkan:
Apakah AI akan menemukan celah dalam kriptografi lebih cepat daripada komputasi kuantum?
Ini mungkin menjadi persoalan yang tak bisa dihindari oleh seluruh industri kripto dalam beberapa tahun mendatang.
#vitalik警告ai或将加速削弱密码学安全
Dulu, yang dikhawatirkan semua orang adalah:
Kapan komputer kuantum akan memecahkan kriptografi?
Kini Vitalik mengingatkan:
AI mungkin lebih dulu “memecahkan” masalah matematika yang sulit.
Dalam pernyataan terbarunya, ia mengatakan bahwa AI yang mempercepat penelitian matematika dapat membuat asumsi keamanan kriptografi yang ada menghadapi ancaman lebih cepat.
Kriptografi kisi (Lattice Cryptography) patut mendapat perhatian khusus.
👉 Skema tahan kuantum seperti ML-DSA juga mungkin terdampak
👉 Teknologi komputasi privasi seperti FHE juga memiliki risiko
👉 ECDSA juga mungkin menghadapi tantangan lebih cepat dari perkiraan
👉 Vitalik berpendapat bahwa keamanan kriptografi kisi mungkin menghadapi ancaman serius dalam dua tahun ke depan
Namun, jangan salah mengartikan ini sebagai:
“Dompet BTC dan ETH akan langsung tidak aman.”
Vitalik sendiri juga menegaskan bahwa orang-orang tidak perlu panik memindahkan aset atau mengganti dompet karena kabar ini.
Yang benar-benar perlu diperhatikan adalah:
AI sedang beralih dari sekadar “membantu orang menulis kode” menjadi membantu meneliti matematika, mencari celah, dan menerobos asumsi kriptografi.
Dulu kita khawatir kriptografi tidak akan mampu bertahan menghadapi komputasi kuantum.
Kini mungkin ada satu faktor lain yang perlu dipertimbangkan:
Apakah AI akan menemukan celah dalam kriptografi lebih cepat daripada komputasi kuantum?
Ini mungkin menjadi persoalan yang tak bisa dihindari oleh seluruh industri kripto dalam beberapa tahun mendatang.
#vitalik警告ai或将加速削弱密码学安全
