#frenchhill敦促跛脚鸭会期通过clarity法案
French Hill mendesak agar RUU CLARITY dibahas dalam sidang lame duck
Regulasi kripto di AS kembali menunjukkan perkembangan yang patut diperhatikan.
Pada 7 Oktober, Ketua Komite Jasa Keuangan DPR AS French Hill kembali menyerukan agar RUU CLARITY didorong maju. Ia berharap masa sidang lame duck setelah pemilu paruh waktu pada November dapat dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan RUU tersebut.
Mengapa hal ini penting?
Pertama, persoalan utama regulasi kripto di AS masih belum sepenuhnya terselesaikan.
RUU CLARITY berupaya memperjelas pembagian kewenangan pengawasan SEC dan CFTC atas pasar aset digital, serta menyediakan kerangka hukum yang lebih jelas bagi platform perdagangan dan proyek kripto.
Kedua, Senat sebelumnya telah menghambat proses pembahasannya.
Pada 15 September, mosi prosedural terkait gagal disahkan dengan 49 suara setuju dan 50 suara menolak, masih jauh dari ambang batas 60 suara.
Pernyataan Hill kali ini menunjukkan bahwa para pendukung belum menyerah untuk mendorong legislasi sebelum akhir tahun.
Ketiga, seruan untuk bertindak bukan berarti RUU tersebut akan segera disahkan.
Kedua partai masih berbeda pendapat mengenai konflik kepentingan, perlindungan konsumen, dan sejumlah isu lainnya. Masa sidang lame duck terbatas, sehingga tercapainya kompromi menjadi kunci.
Pandangan saya:
Jika RUU ini mengalami kemajuan yang nyata, arti terbesarnya bukanlah harga suatu token langsung naik, melainkan kemungkinan aturan regulasi pasar kripto AS di masa depan menjadi lebih jelas.
Hal yang benar-benar perlu dipantau selanjutnya adalah apakah Senat akan kembali menjadwalkan proses pembahasannya dan apakah kedua partai dapat mencapai kesepakatan mengenai pasal-pasal yang diperdebatkan.
Saat ini, terlalu dini untuk berspekulasi bahwa “RUU akan segera disahkan”, tetapi perkembangan legislasi sebelum akhir tahun memang patut terus diperhatikan.
$BTC $ETH $BNB
French Hill mendesak agar RUU CLARITY dibahas dalam sidang lame duck
Regulasi kripto di AS kembali menunjukkan perkembangan yang patut diperhatikan.
Pada 7 Oktober, Ketua Komite Jasa Keuangan DPR AS French Hill kembali menyerukan agar RUU CLARITY didorong maju. Ia berharap masa sidang lame duck setelah pemilu paruh waktu pada November dapat dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan RUU tersebut.
Mengapa hal ini penting?
Pertama, persoalan utama regulasi kripto di AS masih belum sepenuhnya terselesaikan.
RUU CLARITY berupaya memperjelas pembagian kewenangan pengawasan SEC dan CFTC atas pasar aset digital, serta menyediakan kerangka hukum yang lebih jelas bagi platform perdagangan dan proyek kripto.
Kedua, Senat sebelumnya telah menghambat proses pembahasannya.
Pada 15 September, mosi prosedural terkait gagal disahkan dengan 49 suara setuju dan 50 suara menolak, masih jauh dari ambang batas 60 suara.
Pernyataan Hill kali ini menunjukkan bahwa para pendukung belum menyerah untuk mendorong legislasi sebelum akhir tahun.
Ketiga, seruan untuk bertindak bukan berarti RUU tersebut akan segera disahkan.
Kedua partai masih berbeda pendapat mengenai konflik kepentingan, perlindungan konsumen, dan sejumlah isu lainnya. Masa sidang lame duck terbatas, sehingga tercapainya kompromi menjadi kunci.
Pandangan saya:
Jika RUU ini mengalami kemajuan yang nyata, arti terbesarnya bukanlah harga suatu token langsung naik, melainkan kemungkinan aturan regulasi pasar kripto AS di masa depan menjadi lebih jelas.
Hal yang benar-benar perlu dipantau selanjutnya adalah apakah Senat akan kembali menjadwalkan proses pembahasannya dan apakah kedua partai dapat mencapai kesepakatan mengenai pasal-pasal yang diperdebatkan.
Saat ini, terlalu dini untuk berspekulasi bahwa “RUU akan segera disahkan”, tetapi perkembangan legislasi sebelum akhir tahun memang patut terus diperhatikan.
$BTC $ETH $BNB