#FedMinutesFocusOnOctoberPause

The Fed mungkin bersiap menahan kenaikan suku bunga pada Oktober.

Setelah menaikkan suku bunga menjadi 3,75% hingga 4,00% pada September, Federal Reserve kini menghadapi keseimbangan yang sulit. Inflasi masih berada di atas target, sementara pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda melemah.

Inflasi PCE berada di sekitar 3,8% pada Agustus, sementara PCE inti sekitar 3,4%. Keduanya jauh di atas target Fed sebesar 2%.

Pada saat yang sama, laporan ketenagakerjaan September menunjukkan hanya 29.000 lapangan kerja yang bertambah dan tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.

Pesannya jelas:

Inflasi mendukung kenaikan suku bunga.
Ketenagakerjaan mendukung sikap menunggu.

Karena itu, jeda pada Oktober belum tentu berarti Fed beralih ke kebijakan yang lebih longgar. Bisa jadi para pembuat kebijakan hanya ingin melihat lebih banyak data sebelum memutuskan apakah kenaikan suku bunga berikutnya diperlukan.

Pertanyaan yang lebih besar adalah apa yang akan terjadi pada Desember.

Jika inflasi terus turun sementara pasar tenaga kerja melemah, pasar bisa mulai memperkirakan kebijakan moneter yang lebih longgar. Hal itu dapat mendukung saham, kripto, dan aset berisiko lainnya.

Jika inflasi tetap sulit dikendalikan, kenaikan suku bunga sekali lagi bisa menjadi pilihan.

Oktober bisa menjadi jeda. Desember dapat mengungkap apakah jeda itu merupakan awal dari perubahan arah kebijakan atau hanya penghentian sementara.

#FOMO #BinanceLaunchesBinanceIntelligence #InterestRates