The Fed tak ingin terburu-buru lagi, Asia mengamati, uang diam-diam berpindah tempat

Masalah di dunia kripto sejak awal bukan soal bank atau bursa, melainkan ke mana uang mengalir. Risalah terbaru The Fed mengisyaratkan jeda kenaikan suku bunga pada Oktober. Pada hari yang sama, suku bunga KPR AS naik hingga 7,49%. Pelonggaran dan pengetatan muncul bersamaan. Bank sentral berhenti menyedot likuiditas bukan hal yang aneh. Yang aneh, dana tidak ikut bertambah berani.

Sikap Asia lebih menarik untuk dicermati. Joseph Chee menyebut Tiongkok sedang mengamati kripto dan blockchain dengan saksama, sementara kekhawatiran utamanya tetap soal penggunaannya. Menurut saya, makin terperinci regulasinya, makin bernilai pula kata “dapat diverifikasi”. Data pemasok harga dan peran oracle kemungkinan akan lebih dulu diawasi.

Mari lihat pergerakan tiap koin. ETH terkoreksi paling dalam hingga menyentuh 2555; 2600 menjadi target pertama untuk rebound. Harga BNB saat ini 771, sementara LINK 13.38. ETH ditopang ekosistem L2 dan smart contract, BNB ditopang arus transaksi di mainnet bursa, sedangkan LINK memasok data harga untuk keduanya. Untuk saat ini, ketiganya bergerak dalam satu jalur dan belum ada yang punya cerita independen.

Namun, saya melihat satu perubahan: pihak di tingkat atas tak berniat terus memperketat kebijakan, tetapi perhatian regulator Asia juga belum surut. Akibatnya, dana mulai keluar dari posisi yang logikanya kurang jelas. Malam ini, perhatikan dua hal: apakah ETH bisa merebut kembali level 2600, dan apakah LINK bisa bergerak lebih dulu daripada pasar. Jika salah satunya bergerak lebih dulu, itulah tembakan pertama rotasi sektor. Jangan menunggu sampai terdengar baru menoleh.

🐶 Yuk, lihat anjing kecil Lao Ma ✨🚀