Dalam rapat 15–16 September 2026, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dengan suara bulat (12–0) memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga dana federal sebesar 1/4 poin persentase, menjadi 3-3/4 hingga 4 persen. Para pembuat kebijakan mencatat bahwa meskipun aktivitas ekonomi terus berkembang dengan laju yang solid dan kondisi pasar tenaga kerja tetap stabil, inflasi masih tinggi akibat faktor-faktor seperti ketegangan geopolitik, kenaikan harga energi, dan investasi besar dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Dengan menekankan pendekatan manajemen risiko untuk mengantisipasi tekanan inflasi yang berkelanjutan, sebagian besar peserta mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga lain mungkin tepat dilakukan sebelum akhir tahun, bergantung pada data ekonomi yang masuk.

Singkatnya: Secara umum, risalah Fed ini bukan kabar baik bagi Bitcoin atau aset berisiko lainnya dalam waktu dekat.
Berikut alasan mengapa kebijakan moneter yang lebih ketat dan risalah ini cenderung menekan Bitcoin:
1. Fed Bersikap "Hawkish" (Mendukung Suku Bunga Lebih Tinggi)
Risalah tersebut menunjukkan bahwa Fed menaikkan suku bunga menjadi 3,75%–4,00% dan para pembuat kebijakan cenderung mempertahankan suku bunga pada level tinggi—atau bahkan menaikkannya lebih lanjut sebelum akhir tahun—untuk mengatasi inflasi yang sulit turun akibat biaya energi dan lonjakan investasi infrastruktur AI.
2. Suku Bunga Lebih Tinggi vs. Bitcoin
* Dolar AS Lebih Kuat & Imbal Hasil Treasury Lebih Tinggi: Ketika Fed mengisyaratkan sikap yang lebih ketat atau agresif, imbal hasil Treasury AS dan nilai dolar biasanya naik. Secara historis, Bitcoin memiliki hubungan terbalik dengan keduanya; ketika aset yang lebih aman seperti obligasi pemerintah menawarkan imbal hasil lebih tinggi, investor mengalihkan modal dari aset yang lebih berisiko dan tidak memberikan imbal hasil seperti kripto.
* Tekanan Likuiditas: Mata uang kripto berkembang pesat dalam lingkungan suku bunga rendah, ketika uang murah mengalir ke pasar spekulatif. Biaya pinjaman yang lebih tinggi dan likuiditas yang lebih ketat menguras kelebihan modal tersebut.
Reaksi Pasar
Menjelang dan sekitar waktu risalah ini dirilis, Bitcoin mengalami tekanan turun (terkoreksi dari sekitar $87.000 menuju kisaran $83.000–$84.000) karena para pedagang makro mengurangi risiko dan melikuidasi posisi dengan leverage.