Dua hari ini, Singapura mengirimkan sinyal kuat: tiga hal terkait tokenisasi mulai terhubung
Pada 6–7 Oktober, Singapura menunjukkan tiga sinyal yang patut dicermati secara bersamaan.
Pada 6 Oktober, Digital Assets Summit 2026 (Konferensi Tingkat Tinggi Aset Digital 2026) digelar di Singapore Exchange Centre. Fokus diskusi telah bergeser dari “apakah aset bisa ditokenisasi” menjadi “apakah tokenisasi dapat menciptakan pasar yang sesungguhnya”.
Pada hari yang sama, DigiFT, platform aset digital berlisensi di Singapura, mulai menawarkan kepemilikan yang ditokenisasi dalam reksa dana pasar uang obligasi pemerintah AS yang dikelola oleh Fidelity Investments.
Pada 7 Oktober, TOKEN 2049 Singapore (Konferensi TOKEN 2049 Singapura) dibuka. Lembaga keuangan tradisional seperti Nasdaq, BlackRock, Morgan Stanley, Fidelity, dan ICE turut masuk langsung dalam agenda untuk membahas bagaimana keuangan institusional dapat beroperasi di blockchain, bagaimana aset yang ditokenisasi dapat menciptakan likuiditas global, serta bagaimana penyelesaian transaksi di blockchain dapat masuk ke pasar modal tradisional.