Emas turun 4%, perak turun 5,82%, saham-saham chip amblas dalam sepekan, dan 140 ribu orang terkena likuidasi.
Malam itu, siapa pun yang datang berteduh dengan mengandalkan dua kata, "aset safe haven", akhirnya basah kuyup.
Tapi lihat saham-saham Tiongkok yang tercatat di AS, malah naik berlawanan arah. Lihat Bitcoin, masih bertahan, sementara institusi terus masuk membeli 7.000, 5.000 koin sekaligus.
Begitu berita datang, pasar selalu memberi pelajaran. Berkali-kali mengajari,
yang akhirnya dipahami cuma satu hal:
Kartu as yang sesungguhnya bukanlah berita mana yang berhasil kamu tebak, melainkan berapa banyak amunisi yang masih kamu punya.
Pasar akan berulang kali berubah, menipu, dan mengikis mental sampai kita meragukan hidup sendiri.
Tapi selama kamu belum tersingkir, permainan ini belum berakhir.
Jangan pertaruhkan nasibmu pada satu berita.
Sisakan sedikit napas, dan tunggu sampai napas itu kembali.