🚹 Mengapa Michael Saylor menggunakan tiga strategi Bitcoin untuk menghadapi volatilitas 94%?

Baru-baru ini, Michael Saylor menulis di Bitcoin.com dan membagi investasi Bitcoin menjadi tiga strategi: memegang BTC secara langsung, memperbesar eksposur pasar (maksudnya? Tidak cuma membeli koin), dan menghasilkan arus kas dalam dolar AS (seperti saham preferen STRC). Ia membandingkan volatilitas historis dari tiga jenis investasi: 94% (saham AS), 39% (BTC), dan 9% (STRC). Mengapa harus dibagi sedetail itu? Singkatnya, ia ingin menawarkan solusi Bitcoin yang berbeda bagi investor dengan toleransi risiko yang berbeda.

Mengapa berita ini penting?
Kali ini, Saylor membagi investasi Bitcoin ke dalam tiga kategori. Alasannya, Bitcoin sendiri memiliki volatilitas dan ketidakpastian yang sangat tinggi. Volatilitas historis sebesar 94% menunjukkan bahwa Bitcoin adalah aset yang risikonya seperti berjudi, tetapi tidak semua orang sanggup menerima tingkat risiko seperti itu. Memisahkan kepemilikan langsung (BTC), memperbesar potensi keuntungan (apa maksudnya? Mungkin ETF Bitcoin atau derivatif), dan imbal hasil yang lebih stabil (STRC) membantu investor memahami: nilai Bitcoin yang sebenarnya Anda inginkan itu yang mana? Klasifikasi ini menandakan bahwa pasar Bitcoin sedang beralih dari satu narasi tunggal menuju kebutuhan yang lebih beragam. Baru-baru ini, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan ingin membuka jalur khusus untuk kripto. Mungkin ia ingin melihat diferensiasi seperti ini.

Dampak terhadap pasar
Bagi BTC, klasifikasi ini tidak banyak berdampak langsung karena BTC adalah aset dengan volatilitas 39% itu. Namun, hal ini dapat mendorong pasar untuk mempertimbangkan: selain membeli BTC secara langsung, adakah cara lain untuk ikut menikmati kenaikan Bitcoin dengan volatilitas lebih rendah? Bagi produk seperti STRC, ini bisa dibilang menjadi pengakuan. Sebelumnya, banyak orang menganggapnya sebagai produk pinggiran. Kini Saylor menyebutnya sebagai penstabil dengan volatilitas 9%, sehingga citranya langsung terlihat jauh lebih mentereng. Dari sisi regulasi, diferensiasi ini mungkin membantu regulator memahami bahwa semua kripto tidak bisa disamaratakan dan diawasi dengan satu aturan. Dari sisi aliran dana, produk seperti STRC mungkin menarik sebagian dana institusi yang menghindari risiko.

Strategi
📈 Dalam jangka pendek, kabar bahwa Saylor membagi Bitcoin menjadi tiga kategori tidak akan membuat harga BTC naik atau turun, karena BTC adalah aset yang mewakili volatilitas 39% itu. Namun, jika pasar mulai mengalirkan banyak dana ke produk seperti STRC, hal itu mungkin memberi sedikit dorongan tambahan bagi BTC. Bagaimanapun, dana perlu dialokasikan ke suatu tempat untuk mendapatkan eksposur terhadap Bitcoin. Jadi, jika produk seperti STRC benar-benar mulai populer dan mendorong kenaikan kapitalisasi pasar Bitcoin secara keseluruhan, BTC mungkin ikut terdorong naik. Jika Bitcoin turun di bawah $85,850.01, strategi diferensiasi ini mungkin tidak akan lagi didengarkan karena penurunan BTC akan menyeret semua kategori ke bawah.

Artikel ini tidak disponsori oleh pihak proyek mana pun. Penulis tidak memiliki aset yang disebutkan dalam artikel ini.

⚠ Bukan merupakan saran investasi. Prediksi hanya untuk referensi.