Mari kita buat rumus sederhana yang bisa Anda gunakan sebelum melakukan trading apa pun.
1. Tentukan jumlah yang bersedia Anda risikokan
Jika saldo akun Anda 100$ dan Anda memutuskan untuk mengambil risiko 1%:
100 × 1% = 1$
Jadi, kerugian maksimum untuk posisi tersebut = 1$.
Jika saldo akun 500$:
500 × 1% = 5$
Jika saldo akun 1,000$:
1,000 × 1% = 10$
---
2. Hitung ukuran posisi
Rumus sederhananya:
Ukuran posisi = jumlah risiko ÷ jarak antara harga masuk dan stop loss
Contoh:
Saldo akun = 100$
Risiko = 1$
Harga masuk = 100$
Stop loss = 98$
Jarak = 2$
Jadi:
1 ÷ 2 = 0.5 unit
Artinya, ukuran transaksi adalah 0.5 unit.
---
3. Apa fungsi leverage?
Misalkan nilai transaksi menjadi 50$.
Dengan leverage 1:5:
Margin yang dibutuhkan ≈ 50 ÷ 5 = 10$
Dan dengan leverage 1:10:
Margin yang dibutuhkan ≈ 50 ÷ 10 = 5$
Namun, perhatikan satu hal yang sangat penting:
Meningkatkan leverage tidak dengan sendirinya membuat transaksi lebih berisiko.
Jika ukuran transaksi tetap 50$, pergerakan harga yang sama akan memengaruhi nilai transaksi dengan cara yang sama. Risiko meningkat ketika Anda menggunakan leverage untuk membuka transaksi yang lebih besar daripada yang diizinkan oleh pengelolaan modal Anda.
---
4. Aturan yang saya sarankan untuk Anda ingat
Modal → persentase risiko → stop loss → ukuran transaksi → leverage
Bukan:
Modal → leverage tinggi → transaksi sebesar mungkin.