🚨 Saham SpaceX tiba-tiba melonjak 6%!
Satu kalimat Musk, “AI diganti jadi SI,” membuat target harga US$300 kembali disebut-sebut? 🔥
Grup: 点击进入玖玖短线策略群
SpaceX kembali menjadi sorotan.
Pada Senin, harga sahamnya naik sekitar 6% ke kisaran US$168.78, dan kapitalisasi pasarnya kembali menembus US$2.29 triliun. Yang lebih menarik, Morgan Stanley tetap memberikan peringkat “overweight” dan mempertahankan target harga US$300. Musk juga tak tinggal diam—ia langsung mengumumkan: tak lagi menggunakan AI, melainkan SI.
🚀 SpaceXAI resmi berganti nama menjadi SpaceXSI.
Sekilas, perubahan ini hanya soal beberapa huruf, tetapi di baliknya tercermin perubahan fokus bisnis SpaceX.
Saat ini, pendapatan divisi AI perusahaan pada kuartal ketiga mencapai US$2.56 miliar, jauh melampaui pendapatan bisnis antariksa sebesar US$962 juta. Pada kuartal kedua, pendapatan perusahaan tumbuh 92% secara tahunan menjadi US$7.8 miliar, sementara pendapatan divisi AI melonjak 247%. Ini juga menjadi salah satu faktor utama yang membuat pasar kembali menilai SpaceX lebih tinggi.
🔥 Namun, yang benar-benar berpotensi memicu lonjakan saham mungkin bukan pergantian nama, melainkan misi Starship berikutnya.
Analis Morgan Stanley, Adam Jonas, menilai bahwa jika misi Starship ke-15 SpaceX berhasil melakukan “penangkapan wahana” yang krusial, hal itu dapat menjadi katalis operasional terpenting bagi perusahaan sejak IPO pada Juni.
Target harga US$300 dari Morgan Stanley juga jelas lebih tinggi dibandingkan target lembaga lain.
Saat ini, median target harga Wall Street berada di sekitar US$225, dengan sebagian besar lembaga menetapkan target di kisaran US$200–250.
Namun ⚠️, SpaceX juga bukannya tanpa masalah.
Pada kuartal kedua, perusahaan masih mencatat kerugian bersih sekitar US$541 juta, sementara belanja modalnya mencapai US$18.4 miliar dan rasio harga terhadap penjualan melampaui 100 kali.
Artinya, saat ini pasar sebagian besar memperhitungkan ekspektasi pertumbuhan SpaceX di masa depan dalam bidang AI, komputasi, satelit, dan bisnis antariksa—bukan valuasi rendah dalam pengertian tradisional.
📌 Jadi, hal terpenting ke depan bukanlah “seberapa keren nama SI”, melainkan apakah misi Starship ke-15 akan berhasil.
Jika misi berjalan lancar, target harga US$300 mungkin akan terus menjadi sorotan pasar. Namun, jika terjadi masalah dalam misi penting tersebut, valuasi tinggi saat ini juga dapat memperbesar gejolak harga saham.
Kisah SpaceX kini bukan lagi hanya soal roket.
Klik foto profil untuk mengikuti saya dan mendapatkan analisis pasar harian serta strategi trading jangka pendek 🚀
#SpaceX #马斯克概念 #Aİ
Satu kalimat Musk, “AI diganti jadi SI,” membuat target harga US$300 kembali disebut-sebut? 🔥
Grup: 点击进入玖玖短线策略群
SpaceX kembali menjadi sorotan.
Pada Senin, harga sahamnya naik sekitar 6% ke kisaran US$168.78, dan kapitalisasi pasarnya kembali menembus US$2.29 triliun. Yang lebih menarik, Morgan Stanley tetap memberikan peringkat “overweight” dan mempertahankan target harga US$300. Musk juga tak tinggal diam—ia langsung mengumumkan: tak lagi menggunakan AI, melainkan SI.
🚀 SpaceXAI resmi berganti nama menjadi SpaceXSI.
Sekilas, perubahan ini hanya soal beberapa huruf, tetapi di baliknya tercermin perubahan fokus bisnis SpaceX.
Saat ini, pendapatan divisi AI perusahaan pada kuartal ketiga mencapai US$2.56 miliar, jauh melampaui pendapatan bisnis antariksa sebesar US$962 juta. Pada kuartal kedua, pendapatan perusahaan tumbuh 92% secara tahunan menjadi US$7.8 miliar, sementara pendapatan divisi AI melonjak 247%. Ini juga menjadi salah satu faktor utama yang membuat pasar kembali menilai SpaceX lebih tinggi.
🔥 Namun, yang benar-benar berpotensi memicu lonjakan saham mungkin bukan pergantian nama, melainkan misi Starship berikutnya.
Analis Morgan Stanley, Adam Jonas, menilai bahwa jika misi Starship ke-15 SpaceX berhasil melakukan “penangkapan wahana” yang krusial, hal itu dapat menjadi katalis operasional terpenting bagi perusahaan sejak IPO pada Juni.
Target harga US$300 dari Morgan Stanley juga jelas lebih tinggi dibandingkan target lembaga lain.
Saat ini, median target harga Wall Street berada di sekitar US$225, dengan sebagian besar lembaga menetapkan target di kisaran US$200–250.
Namun ⚠️, SpaceX juga bukannya tanpa masalah.
Pada kuartal kedua, perusahaan masih mencatat kerugian bersih sekitar US$541 juta, sementara belanja modalnya mencapai US$18.4 miliar dan rasio harga terhadap penjualan melampaui 100 kali.
Artinya, saat ini pasar sebagian besar memperhitungkan ekspektasi pertumbuhan SpaceX di masa depan dalam bidang AI, komputasi, satelit, dan bisnis antariksa—bukan valuasi rendah dalam pengertian tradisional.
📌 Jadi, hal terpenting ke depan bukanlah “seberapa keren nama SI”, melainkan apakah misi Starship ke-15 akan berhasil.
Jika misi berjalan lancar, target harga US$300 mungkin akan terus menjadi sorotan pasar. Namun, jika terjadi masalah dalam misi penting tersebut, valuasi tinggi saat ini juga dapat memperbesar gejolak harga saham.
Kisah SpaceX kini bukan lagi hanya soal roket.
Klik foto profil untuk mengikuti saya dan mendapatkan analisis pasar harian serta strategi trading jangka pendek 🚀
#SpaceX #马斯克概念 #Aİ
