Menurut Bloomberg, Nidec Corp. yang tercoreng skandal telah jatuh ke peringkat terbawah di pasar utang yen berdasarkan salah satu ukuran. Perusahaan yang tumbuh dari sebuah perusahaan rintisan di Kyoto menjadi produsen motor presisi terbesar di dunia itu kini menghadapi tugas memulihkan kepercayaan investor yang harus diemban oleh presiden barunya.