Lilin hijau itu seperti pisau yang menancap di layar ponselku

Pukul setengah empat pagi, getaran ponsel menarikku dari tidur yang dangkal. Dengan mata menyipit, kulihat itu adalah price alert dari Binance. RLC, 0,38 USDT.

Namaku Chen Lei, programmer biasa di Shenzhen, dengan gaji bulanan sedikit di atas 20 ribu yuan. Saat bull run tahun lalu, satu per satu rekan kerjaku memamerkan keuntungan mereka. Karena FOMO, aku ikut masuk saat BTC menyentuh puncak 68 ribu. Lalu bear market datang, dan saldo akunku menyusut dari 120 ribu menjadi 38 ribu. Membuka aplikasi setiap hari rasanya seperti menyiksa diri sendiri.

Malam itu aku tak bisa tidur. Saat menelusuri Binance Square, kulihat sebuah postingan yang mengatakan RLC sedang membentuk dasar di sekitar 0,36, dan data on-chain menunjukkan ada paus yang diam-diam mengakumulasi. Aku sudah terlalu takut rugi. Jariku menggantung di atas tombol beli selama sepuluh menit penuh. Akhirnya kubulatkan tekad dan menghabiskan seluruh 3.000 USDT yang tersisa untuk membeli, dengan harga rata-rata 0,363. Setelah membeli, kuhapus aplikasinya. Tak melihat, tak perlu pusing.

Hari-hari berikutnya, kupaksa diriku untuk tidak melihat grafik harga. Saat rekan kerja bertanya soal kripto, kujawab bahwa aku sudah menutup akun. Istriku melihat raut wajahku membaik, jadi dia tak lagi mengomel dan menyuruhku cut loss. Namun setiap malam saat berbaring, angka itu terus terngiang di kepalaku: 0,363, 0,363, seperti mantra.

Dini hari ini, dua bulan kemudian, getaran alert membangunkanku. Kubuka aplikasi dan kulihat RLC berada di 0,731.

Kukira aku sedang bermimpi. Kugosok mataku, tetapi angkanya tak berubah. Naik seratus persen. 3.000 USDT-ku telah menjadi 6.100.

Tanganku mulai gemetar. Bukan karena senang, tetapi karena takut. Terakhir kali aku merasa segembira ini adalah saat mengejar harga BTC yang sudah tinggi, lalu menyaksikannya turun empat puluh persen tepat di depan mata. Kubilang pada diriku sendiri, kali ini berbeda. Kali ini aku harus keluar.

Jariku mengetuk halaman jual, lalu berhenti. Aku teringat kata-kata seorang senior di Square: koin yang harganya naik dua kali lipat—kalau kau tak sanggup menahannya, berarti pemahamanmu kurang; kalau kau naik turun seperti naik lift, berarti keserakahanmu kelewat batas. Kut tarik napas dalam-dalam tiga kali, lalu kujual separuhnya. 3.000 yuan sudah aman di kantong. Untuk separuh sisanya, kupasang stop-loss di 0,5. Terserah nanti bagaimana.

Sekarang harga RLC sempat menyentuh 0,7766, dan keuntungan mengambang dari sisa posisiku masih terus membesar. Tapi jujur saja, aku sudah tak peduli. Uang 3.000 yuan yang berhasil kukantongi itu membuatku untuk pertama kalinya merasakan nikmatnya menghasilkan uang dari kripto. Memang bukan jadi kaya mendadak, tetapi cukup untuk mengajariku satu hal.

Bertahan hidup di dunia kripto lebih penting daripada apa pun.

#RLC #抄底 #LikuidasiKontrak