Saya tumbuh besar di Shenzhen.

Mi kering pedas, zhajiangmian, minyak rapa, aneka tumisan berminyak, dan cabai.

Kabut otak itu tak pernah hilang. Saya terus-menerus merasa mengalami peradangan, lemas, dan kelelahan.

Tak punya disiplin. Tak punya ambisi. Tak merasa mampu mengendalikan hidup sendiri.

Lalu saya menemukan diet “Thin Muscle”—dan diet itu memberi saya kehidupan baru.