🚨 INTERNET SUKA TAKE YANG PERCAYA DIRI. MACRO TIDAK.

Kisah inflasi China adalah contoh yang bagus.

Beijing menetapkan target CPI ~2% untuk 2026, tetapi pada Agustus CPI hanya berjalan di +0,8% YoY, dengan rata-rata Jan–Agu di +0,9%. Itu terjadi meski biaya energi yang lebih tinggi mendorong harga di dalam negeri.

Dan para pembuat kebijakan jelas tidak berniat meninggalkan inflasi. Laporan kerja pemerintah 2026 secara eksplisit menargetkan kenaikan harga konsumen yang “wajar dan moderat”, sementara upaya stimulus tetap berlanjut untuk mendukung konsumsi dan permintaan domestik.

Jadi pertanyaan makro yang sebenarnya adalah:
Jika China masih kesulitan menghasilkan inflasi konsumen yang lebih kuat bahkan dengan stimulus + biaya energi yang lebih tinggi… seberapa banyak dukungan kebijakan tambahan pada akhirnya akan dilepaskan?

Di situlah sudut pandang trading menjadi menarik.

👇👇👇👇
Lebih banyak pelonggaran China / dukungan likuiditas yang lebih kuat
→ tekanan deflasi lebih lemah
→ risk appetite yang lebih baik
→ potensi tailwind untuk crypto ber-beta tinggi.

Untuk $ETH, saya akan mengamati breakout yang bersih di atas resistance terbaru dengan volume sebelum mengejar.

Untuk $MUBARAK, reaksinya bisa jauh lebih ganas karena perdagangan likuiditas small-cap cenderung memperbesar pergerakan ke dua arah.

Likuiditas makro membaik lebih dulu.

Lalu para trader mulai berburu beta. 👀


#DriftHackVictimsBeginClaims #SolanaTokenizedStockVolumeTops$4.4BInSeptember #BitcoinSpotETFsDraw$6.34BInflowsInQ3 #EthereumValidatorExitQueueJumps392% #IMFApprovesElSalvador$138MWithBitcoinWaiver