Ekspor minyak mentah Teluk Persia telah melonjak tajam, mencapai sekitar 14 juta barel per hari dalam data terbaru.

Artinya, arusnya berada pada kisaran 80% dari level sebelum perang, yang menandakan pemulihan signifikan dalam pengiriman minyak regional.

Kecepatan pemulihan akan tetap penting bagi pasokan minyak global dan pasar energi karena risiko geopolitik terus berkembang.