Di grup lagi-lagi ada yang tengah malam teriak “kebebasan”.
Dia lempar screenshot—hasilnya merah, lalu caption-nya: “Kali ini aku paham.”
Begitu aku klik, ternyata posisi (open position) semuanya dia kunci ke satu koin baru yang baru saja listing. Teman-teman di grup juga ramai teriak. Garis K-nya ditarik sampai kelihatan bagus, dan kolom komentar sudah mulai menghitung—bahkan seperti menghitung rumah/villa.
Aku balas: “Itu bukan berarti kamu paham. Itu namanya mengangkat (menjadi tumpuan) buat orang lain.” Di kontrak Binance, yang transaksi paling tebal tetap $BTC —kolamnya dalam, bisa menampung. Kamu bahkan tidak berani menyentuh aset terbesar, malah memilih yang tidak ada yang mau sambut. Kebetulan yang “kebebasan” sebelumnya juga datang lewat cara yang sama, dan setelah itu grup jadi sepi tiga bulan.
Dia minta aku kasih arahan. Aku bilang: mulai dari BTC dulu. Minimal saat rugi, kamu tahu rugi itu ada di arus utama, bukan rugi karena mengikuti peta/jalur yang kamu tidak mengerti.
Volume transaksi besar hanya berarti sekarang masih ada orang yang trading, tidak berarti pasti akan naik.
Bukan nasihat investasi