Chainalysis baru saja membuktikan AI dapat melacak peretasan senilai $387 juta—menelusuri dana curian di empat blockchain dan mengaitkan pelanggaran tersebut kembali ke Korea Utara. Perusahaan itu mengatakan, kebocoran pada 24 September mendorong aset kripto rezim melampaui $1 miliar, sekaligus menyoroti bagaimana aktor negara kini memanfaatkan kripto dalam skala besar. Ini menunjukkan bahwa analitik yang canggih setidaknya dapat mempersempit jarak antara anonimitas dan akuntabilitas, tetapi perlombaan melawan penyerang yang sigap masih jauh dari selesai. Menurut Anda, bagaimana AI akan membentuk ulang keamanan siber di dunia kripto? #CryptoSecurity #AI #NorthKorea