Spot wisata paling laris di jalan tol saat libur Hari Nasional tahun ini, namanya adalah rest area.
Tahun ini, kemacetan di jalan tol punya cara baru:
① Ada yang membuka meja kecil di atas jalan tol untuk menyeduh teh, lalu langsung menggelar piknik di tempat
② Turun dari mobil untuk peregangan, jalan-jalan dengan anjing, dan senam—lengkap dengan cara “menyenangkan diri” saat susah
③ Paling menyayat hati pemilik mobil listrik: antrean untuk mengisi daya dan mengambil nomor di rest area sampai nomor 99, harus menunggu lebih dari lima jam baru bisa isi daya
Yang paling parah lagi, ada sekelompok “orang-orang pintar” yang ingin menghindari puncak keramaian tanggal 1 Oktober. Mereka berangkat satu malam sebelumnya, 30 September—hasilnya malah semuanya terjebak macet di jalan yang sama—orang pintar menghalangi orang pintar.
Jujur saja, tiap tahun kemacetan selalu dimaki-maki dan diulang lagi, artinya semua orang benar-benar sudah sangat ingin keluar untuk jalan-jalan. Tapi lihat momen-momen “penuh kelakar” dari orang-orang ini, rasanya tetap ada sisi manusiawinya: jalan macet total, tapi teh panas dan semangka masih tersedia cukup. Sikap mereka ternyata lebih “mengalir” daripada kondisi jalan. Tinggal beberapa hari liburan lagi—sebelum berangkat, cek dulu tiket dan kondisi antrean untuk charging station. Itu akan terasa lebih bermanfaat daripada bangun tiga jam lebih cepat.
🚗🍵
Sumber: rangkuman dari dua artikel laporan perjalanan saat libur Hari Nasional di akun NetEase
#KemacetanJalanTolHariNasional
Kamu mengalami pemandangan kemacetan paling konyol apa selama liburan? Tulis di kolom komentar.
Tahun ini, kemacetan di jalan tol punya cara baru:
① Ada yang membuka meja kecil di atas jalan tol untuk menyeduh teh, lalu langsung menggelar piknik di tempat
② Turun dari mobil untuk peregangan, jalan-jalan dengan anjing, dan senam—lengkap dengan cara “menyenangkan diri” saat susah
③ Paling menyayat hati pemilik mobil listrik: antrean untuk mengisi daya dan mengambil nomor di rest area sampai nomor 99, harus menunggu lebih dari lima jam baru bisa isi daya
Yang paling parah lagi, ada sekelompok “orang-orang pintar” yang ingin menghindari puncak keramaian tanggal 1 Oktober. Mereka berangkat satu malam sebelumnya, 30 September—hasilnya malah semuanya terjebak macet di jalan yang sama—orang pintar menghalangi orang pintar.
Jujur saja, tiap tahun kemacetan selalu dimaki-maki dan diulang lagi, artinya semua orang benar-benar sudah sangat ingin keluar untuk jalan-jalan. Tapi lihat momen-momen “penuh kelakar” dari orang-orang ini, rasanya tetap ada sisi manusiawinya: jalan macet total, tapi teh panas dan semangka masih tersedia cukup. Sikap mereka ternyata lebih “mengalir” daripada kondisi jalan. Tinggal beberapa hari liburan lagi—sebelum berangkat, cek dulu tiket dan kondisi antrean untuk charging station. Itu akan terasa lebih bermanfaat daripada bangun tiga jam lebih cepat.
🚗🍵
Sumber: rangkuman dari dua artikel laporan perjalanan saat libur Hari Nasional di akun NetEase
#KemacetanJalanTolHariNasional
Kamu mengalami pemandangan kemacetan paling konyol apa selama liburan? Tulis di kolom komentar.
