Bitcoin memulai Oktober dengan lonjakan yang kuat ke atas, naik melewati $86.000 setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan mengubah ekspektasi mengenai keputusan suku bunga berikutnya dari Federal Reserve. Pada 2 Oktober, Bitcoin sempat menyentuh sekitar $86.885 sebelum diperdagangkan mendekati level $86.000. Lonjakan ini juga mendorong kinerja Bitcoin di bulan Oktober menjadi sekitar 3% sejauh ini.

Pendorong utama di balik pergerakan terbaru ini adalah perubahan prospek kebijakan moneter AS. Ketika data pekerjaan menunjukkan tanda-tanda pelemahan, investor dapat memperkirakan Federal Reserve memiliki lebih sedikit alasan untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi atau menaikkannya lebih lanjut. Hal ini dapat mendukung aset seperti Bitcoin karena ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dapat membuat investasi yang lebih berisiko menjadi lebih menarik.

Data pekerjaan yang lebih lemah itu juga memengaruhi pasar Surat Utang (Treasury) AS. Imbal hasil obligasi pemerintah bergerak lebih rendah setelah laporan tersebut, menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi aset berisiko. Ini penting karena Bitcoin semakin bereaksi terhadap perubahan kondisi keuangan yang lebih luas, terutama ekspektasi mengenai suku bunga dan likuiditas.

Namun, pergerakan Bitcoin terbaru tidak otomatis berarti bahwa kripto akan terus naik. Para trader kemungkinan akan mengamati apakah BTC dapat bertahan di atas area $86.000 setelah menembusnya. Bertahan pada level ini dapat menunjukkan bahwa pembeli bersedia mempertahankan kenaikan terbaru, sementara pergerakan kembali di bawahnya dapat menandakan sebagian trader mengambil keuntungan setelah reli cepat.

Pasar yang lebih luas juga akan terus menyoroti data ekonomi AS yang akan datang serta sinyal dari Federal Reserve. Angka-angka ketenagakerjaan, pembacaan inflasi, dan komentar dari para pembuat kebijakan semuanya dapat memengaruhi ekspektasi untuk suku bunga di masa depan.

Untuk saat ini, pergerakan Bitcoin di atas $86.000 menunjukkan seberapa kuat pasar kripto dapat bereaksi terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter. Pertanyaan kunci bagi para trader adalah apakah permintaan beli baru akan tetap cukup kuat untuk menjaga Bitcoin tetap di atas area harga penting ini saat pasar memasuki bulan baru.
$BTC