Imbal hasil yang tinggi menjaga pasar tetap terpecah karena chip AI terus mendukung Nasdaq dan Nikkei

📊 Ekuitas global tidak bergerak ke fase risk-off yang luas selama pekan 28 September–2 Oktober, tetapi divergensi pasar menjadi semakin jelas. S&P 500 turun 0,27% dan Dow melemah 1,26% untuk sepekan, sementara Nasdaq masih menguat 0,45%, didukung oleh saham teknologi dan semikonduktor.

📉 Data payroll nonfarm AS naik hanya 29.000, secara tajam menurunkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober dan membantu ekuitas pulih di akhir pekan. Namun, imbal hasil Treasury 10-tahun tetap ditutup mendekati 5,28% setelah sempat mencapai 5,34%, menunjukkan bahwa tekanan dari biaya pinjaman jangka panjang masih tetap tinggi.

🔎 Lebar pasar juga lebih lemah dibandingkan yang tersirat dari indeks-indeks utama, dengan hanya sekitar 35% saham dalam kelompok yang dipantau mengalami kenaikan sepanjang pekan. Teknologi terus unggul, sementara sektor finansial dan kesehatan turun lebih tajam, mencerminkan konsentrasi berkelanjutan pada kelompok pemimpin pasar yang relatif sempit.

💻 Pola serupa juga terlihat di seluruh Asia. Nikkei menguat hampir 3% berkat kenaikan saham chip dan peralatan semikonduktor, sementara TOPIX yang lebih luas melemah. Taiwan tetap positif, sedangkan Hang Seng, KOSPI, dan Nifty melemah di bawah tekanan dari imbal hasil U.S. yang tinggi dan likuiditas regional yang lebih tipis.

🇪🇺 Eropa terus tertinggal dibanding AS, dengan STOXX 600 turun lebih dari 1% dan CAC 40 kehilangan lebih dari 2%. Meningkatnya imbal hasil obligasi Prancis dan pelebaran spread dibanding utang Jerman membuat risiko fiskal dan biaya pendanaan tetap menjadi hambatan yang lebih kuat daripada sinyal positif dari data aktivitas ekonomi.

⚖️ Secara keseluruhan, pekan ini lebih ditandai oleh divergensi valuasi dibanding penjualan besar-besaran di pasar. Chip AI dan saham pertumbuhan terpilih terus mendukung indeks-indeks utama, namun imbal hasil yang tinggi, lebar pasar yang lemah, serta tekanan di Eropa menunjukkan bahwa reli tersebut belum meluas secara berarti.

#MarketInsight $GOOGLB $MUB $INTCB