Kalau intervalnya belum jebol, bolak-balik makan (trading), jangan serakah

Setelah NFP (data non-farm) meledak mengejutkan, semua orang bernyanyi bullish. Bitcoin menembus ke 87000, Ethereum naik ke 2777. Saat itu yang saya ingatkan adalah: kabar baik sudah “habis”, berarti itu jadi sinyal untuk waspada—perhatikan risiko geopolitik dan harga minyak. Ternyata tengah malam situasi di Timur Tengah meningkat, harga minyak langsung anjlok. BTC (biasa disebut大饼) dan ETH (disebut二饼) ikut turun: dari 87000 ke 83000, dan dari 2800 ke 2650.

Saya punya posisi short di 2745. Di sekitar 2690 saya cut profit bertahap, dan saya dapat satu gelombang. Setelah itu saya menilai: geopolitik hanya sementara—belum sampai menghancurkan pola range (interval) yang bergejolak. Untuk BTC, support bawah range dari 83000 sampai 87000 sangat kuat. Untuk ETH, support bawah range dari 2650 sampai 2800 juga sama kuatnya. Selama range tidak jebol, tetap berarti trading range. Maka saya berbalik melakukan posisi long.

Idenya sangat jelas—fokus di area atas sebagai sell, sedangkan long di area bawah hanya dengan volume kecil (tipis). Di area upper 87000 dan 2800 masih perlu short. Di area lower 83000 dan 2650 bisa long tipis. Saat range berombak, bolak-balik ambil profit: dapat ya keluar. Tidak rugi itu sudah untung.

#BTC #ETH