$TUT Mengapa orang miskin lebih mudah merugi di dunia kripto?

Karena mereka tidak punya cukup waktu untuk menunggu. Orang kaya punya 10 juta di rekening. Saat berhasil menangkap peluang pasar, keuntungan 10% saja sudah berarti 1 juta. Sementara itu, para KOL punya modal yang terus mengalir. Kalau uangnya habis, mereka tinggal menerima tawaran iklan, lalu kembali bermain.

Namun, orang miskin hanya punya 100 ribu. Bahkan jika untung 10 ribu, jumlah itu tetap tak cukup untuk menutup kebutuhan hidup. Akhirnya mereka mulai mati-matian bertransaksi. Makin sering bertransaksi, makin besar kerugiannya.

Yang benar-benar membuat mereka terpuruk bukanlah kondisi pasar, melainkan tekanan dan kecemasan hidup. Mereka keliru mengira trading seperti absen kerja: harus menghasilkan uang setiap hari agar bisa bertahan hidup.

Padahal, ritme para ahli bukanlah menang setiap hari. Mereka menunggu tiga tahun untuk melakukan satu pertarungan besar, lalu meraup hasil yang cukup untuk bertahan. Saat tren datang, mereka mengerahkan seluruh tenaga; saat air surut, mereka menahan aset dan mengamati, sambil terus mengasah diri.

Orang bijak menyimpan kemampuannya dalam diri dan menunggu saat yang tepat untuk bertindak. Terburu-buru bisa membuat kita jatuh miskin, seperti penyakit yang tak tersembuhkan. Hanya dengan memiliki pola pikir orang kaya, kita bisa mengubah nasib melawan segala rintangan.

#比特币涨至8.65万美元后回落