Hari ke-14: Dasar Forex - Fibonacci Retracement (Penarikan Kembali Fibonacci)
Harga naik satu bagian, turun satu bagian—di mana area koreksi yang sering “ditahan” pembeli?
Jawabannya adalah beberapa rasio kunci Fibonacci Retracement: 38,2%, 50%, 62,8%.
Bagaimana cara menggambar?
Langkah pertama: Temukan titik tertinggi dan terendah dari satu pergerakan yang utuh (jika naik dulu lalu turun, gunakan segmen ini).
Langkah kedua: Dengan total jarak dari pergerakan tersebut, tarik koreksi ke belakang berdasarkan rasio, lalu buat garis posisi.
Contoh praktik (metode umum, tanpa harga real-time):
Misalkan suatu pasangan mata uang naik dari 1,1000 ke 1,1200 (kenaikan 200 poin), lalu terkoreksi:
- Retracement 38,2% = 1,1200 − 200 x 0,382 ≈ 1,1124
- Retracement 50% ≈ 1,1100
- Retracement 62,8% ≈ 1,1074
Tiga posisi ini adalah area observasi alami:
· Koreksi dangkal 38,2%: momentum bullish masih relatif kuat
· Koreksi dalam 62,8%: batas antara buyer dan seller lebih sensitif
· Jika tembus di bawah 62,8% bahkan 70% ke atas, kemungkinan tren berubah lebih besar
Perbandingan di kripto (30%):
$BTC, $ETH koreksi pergelombangannya—para pelaku lama pun mengamati support di level 38,2% / 50% / 62,8%.
Logikanya sama persis dengan forex: tentukan dulu satu segmen tinggi-rendah, lalu ukur posisi berdasarkan rasio.
Catatan: Ini adalah area pengamatan, bukan titik harga yang presisi—kalau tembus, berarti tren sedang berubah, bukan untuk “mati bertahan”.
Ingat: Fibonacci adalah alat untuk mengukur posisi, bukan ramalan yang pasti; gunakan bersama arah tren.
Pasar memiliki risiko, bertransaksi dengan hati-hati. Konten di atas adalah materi edukasi dasar, bukan nasihat investasi.
Harga naik satu bagian, turun satu bagian—di mana area koreksi yang sering “ditahan” pembeli?
Jawabannya adalah beberapa rasio kunci Fibonacci Retracement: 38,2%, 50%, 62,8%.
Bagaimana cara menggambar?
Langkah pertama: Temukan titik tertinggi dan terendah dari satu pergerakan yang utuh (jika naik dulu lalu turun, gunakan segmen ini).
Langkah kedua: Dengan total jarak dari pergerakan tersebut, tarik koreksi ke belakang berdasarkan rasio, lalu buat garis posisi.
Contoh praktik (metode umum, tanpa harga real-time):
Misalkan suatu pasangan mata uang naik dari 1,1000 ke 1,1200 (kenaikan 200 poin), lalu terkoreksi:
- Retracement 38,2% = 1,1200 − 200 x 0,382 ≈ 1,1124
- Retracement 50% ≈ 1,1100
- Retracement 62,8% ≈ 1,1074
Tiga posisi ini adalah area observasi alami:
· Koreksi dangkal 38,2%: momentum bullish masih relatif kuat
· Koreksi dalam 62,8%: batas antara buyer dan seller lebih sensitif
· Jika tembus di bawah 62,8% bahkan 70% ke atas, kemungkinan tren berubah lebih besar
Perbandingan di kripto (30%):
$BTC, $ETH koreksi pergelombangannya—para pelaku lama pun mengamati support di level 38,2% / 50% / 62,8%.
Logikanya sama persis dengan forex: tentukan dulu satu segmen tinggi-rendah, lalu ukur posisi berdasarkan rasio.
Catatan: Ini adalah area pengamatan, bukan titik harga yang presisi—kalau tembus, berarti tren sedang berubah, bukan untuk “mati bertahan”.
Ingat: Fibonacci adalah alat untuk mengukur posisi, bukan ramalan yang pasti; gunakan bersama arah tren.
Pasar memiliki risiko, bertransaksi dengan hati-hati. Konten di atas adalah materi edukasi dasar, bukan nasihat investasi.
