🚨 INFLASI KOMODITAS MEMBUKA KEMBALI DENGAN KUAT
Harga komoditas tidak hanya naik.
Mereka makin melaju.
Indeks Komoditas Bloomberg naik:
+37,3% year over year
+32% year to date
Ini menempatkannya dekat dengan kenaikan 12 bulan terbesar sejak krisis energi 2022—dan melampaui lonjakan sebelum krisis keuangan 2008.
Subindeks Komoditas Bloomberg naik bahkan lebih kuat:
+44,9% year over year
Kenaikan 12 bulan terbesarnya sejak 2022.
Indeks ini melacak 25 futures berjangka yang diperdagangkan di bursa di:
Energi
Logam
Pertanian
Ini bukan hanya cerita soal minyak.
Ini adalah cerita inflasi komoditas yang luas.
Ketika komoditas bergerak naik bersama:
• Biaya input meningkat
• Tekanan harga di tingkat produsen kembali muncul
• Daya beli konsumen melemah
• Margin perusahaan mendapat tekanan
• Ekspektasi inflasi naik
• Imbal hasil obligasi bisa bergerak lebih tinggi
• Ekspektasi penurunan suku bunga dapat tertunda
Risiko terbesar bukan sekadar harga komoditas yang lebih tinggi.
Risiko yang lebih besar adalah lingkungan bergaya stagflasi:
Pertumbuhan melambat.
Inflasi lebih tinggi.
Ruang bagi bank sentral untuk menurunkan suku bunga lebih sempit.
Kombinasi ini bisa menimbulkan tekanan di obligasi, saham, mata uang, dan kripto.
Pantau pasar-pasar ini dengan saksama:
Minyak
Tembaga
Emas
Komoditas pertanian
Imbal hasil Treasury 10Y
Inflation breakevens
Dolar AS
Nasdaq
Inflasi komoditas kembali masuk radar makro.
Jangan anggap reli ini sebagai perdagangan komoditas yang terisolasi.
Ini bisa menjadi salah satu sinyal terpenting bagi seluruh pasar global.
Aasim Majeed AMC
$BTC $CL $XAU #Gold #Markets #Bonds #Macro #bitcoin
Harga komoditas tidak hanya naik.
Mereka makin melaju.
Indeks Komoditas Bloomberg naik:
+37,3% year over year
+32% year to date
Ini menempatkannya dekat dengan kenaikan 12 bulan terbesar sejak krisis energi 2022—dan melampaui lonjakan sebelum krisis keuangan 2008.
Subindeks Komoditas Bloomberg naik bahkan lebih kuat:
+44,9% year over year
Kenaikan 12 bulan terbesarnya sejak 2022.
Indeks ini melacak 25 futures berjangka yang diperdagangkan di bursa di:
Energi
Logam
Pertanian
Ini bukan hanya cerita soal minyak.
Ini adalah cerita inflasi komoditas yang luas.
Ketika komoditas bergerak naik bersama:
• Biaya input meningkat
• Tekanan harga di tingkat produsen kembali muncul
• Daya beli konsumen melemah
• Margin perusahaan mendapat tekanan
• Ekspektasi inflasi naik
• Imbal hasil obligasi bisa bergerak lebih tinggi
• Ekspektasi penurunan suku bunga dapat tertunda
Risiko terbesar bukan sekadar harga komoditas yang lebih tinggi.
Risiko yang lebih besar adalah lingkungan bergaya stagflasi:
Pertumbuhan melambat.
Inflasi lebih tinggi.
Ruang bagi bank sentral untuk menurunkan suku bunga lebih sempit.
Kombinasi ini bisa menimbulkan tekanan di obligasi, saham, mata uang, dan kripto.
Pantau pasar-pasar ini dengan saksama:
Minyak
Tembaga
Emas
Komoditas pertanian
Imbal hasil Treasury 10Y
Inflation breakevens
Dolar AS
Nasdaq
Inflasi komoditas kembali masuk radar makro.
Jangan anggap reli ini sebagai perdagangan komoditas yang terisolasi.
Ini bisa menjadi salah satu sinyal terpenting bagi seluruh pasar global.
Aasim Majeed AMC
$BTC $CL $XAU #Gold #Markets #Bonds #Macro #bitcoin

