Kegilaaan belanja AI dari Big Tech kini merembet ke pasar obligasi.

Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, dan Oracle telah meminjam gabungan 220 MILIAR dolar tahun ini untuk membiayai pusat data dan model AI—lebih dari dua kali lipat dibanding level tahun lalu, menurut Reuters.

Lonjakan pinjaman ini memberi tekanan pada imbal hasil obligasi AS, yang telah naik ke level tertingginya sejak 2002.

Imbal hasil yang lebih tinggi berarti biaya pinjaman yang lebih mahal di seluruh perekonomian, mulai dari KPR dan kredit mobil hingga utang mahasiswa.

Institute of International Finance mengatakan bahwa negara-negara ekonomi besar kini menghabiskan lebih banyak untuk pembayaran bunga dibandingkan seluruh dunia yang berinvestasi pada AI.