Banyak orang membahas koreksi besar pada awal 2023,
berusaha mencocokkan pergerakan harga saat ini dengan pola historis.
Namun, yang ingin saya sampaikan adalah:
Sejarah bisa berima, tetapi tidak akan terulang begitu saja.
Saya lebih cenderung berpendapat bahwa saat ini kita masih berada di fase D.
Namun, sebelum target tercapai, pasar belum tentu akan mengalami koreksi sedalam yang terjadi saat itu.
Jadi, sejarah bisa dijadikan acuan, tetapi jangan sampai kita terbelenggu olehnya.
Pergerakan masa lalu dapat membantu kita memahami ritme pasar,
tetapi tidak bisa dijadikan skenario untuk memprediksi masa depan.
Pergerakannya bisa serupa, tetapi ritmenya belum tentu sama;
strukturnya bisa terulang, tetapi jalurnya tidak akan sepenuhnya sama.
Yang benar-benar penting dalam trading bukanlah mencari pengulangan sejarah,
melainkan terus menyesuaikan penilaian kita berdasarkan harga, struktur, dan perubahan arus dana saat ini.