Fisikawan Harvard Matthew Schwartz membangun seperangkat alat untuk perhitungan yang tepat dalam sains kuantitatif dan menggunakan Claude untuk menemukan pola lintas bidang. Wawasan intinya: LLM tidak terlalu bagus dalam meniru kolaborasi manusia, tetapi sangat unggul dalam pencocokan pola lintas bidang.

Pendekatannya: berikan Claude kerangka kerja perhitungan yang terstruktur, biarkan ia memunculkan keterkaitan di antara bidang-bidang yang tampaknya tidak berhubungan (misalnya ekologi, genetika populasi, dll.), lalu minta para ahli bidang untuk memvalidasi dan mengarahkan ke masalah yang bermakna.

Ini pada dasarnya menggunakan LLM sebagai “mesin pencari lintas-domain” untuk struktur matematis, bukan sebagai mesin penalaran. Kerangka “ketidakcocokan impedansi” sudah tepat: kita terus mencoba membuat LLM berpikir seperti manusia, padahal kekuatan sebenarnya adalah pengenalan pola probabilistik di seluruh kumpulan data yang sangat besar.

Pelajaran praktis bagi peneliti: berhenti meminta Claude untuk “memikirkan” masalah langkah demi langkah. Sebaliknya, berikan format yang terstruktur dan gunakan itu untuk memetakan masalah-problem yang isomorfik lintas disiplin. Nilai sesungguhnya bukan pada penalaran, melainkan pada melihat keterkaitan yang luput dari perhatian manusia karena sekat-sekat disiplin.