Stablecoin sedang menuju untuk mengungguli Visa dalam volume transaksi.
Data terbaru menunjukkan bahwa stablecoin yang dipatok dalam dolar diperkirakan akan mencapai angka US$ 17 triliun dalam volume tahunan yang disesuaikan (annualized) pada tahun 2026. Untuk memberi gambaran, raksasa kartu kredit membutuhkan 66 tahun untuk mengonsolidasikan angka tersebut, sedangkan stablecoin menargetkan pencapaian yang sama dalam hanya 12 tahun.
Grafik tersebut memperlihatkan percepatan yang eksponensial: volume melonjak dari hanya US$ 0,6 triliun pada 2020 menjadi estimasi US$ 11,2 triliun pada 2025. Tren ini menunjukkan bahwa adopsi institusional dan penggunaan dalam pembayaran global sedang mengubah sektor keuangan tradisional.
Konvergensi volume ini menandakan bahwa stablecoin tidak lagi sekadar menjadi aset spekulatif, tetapi telah menjadi tulang punggung likuiditas global 🚀. Pasar bersiap untuk era baru, di mana kecepatan dan efisiensi on-chain bersaing langsung dengan jaringan perbankan yang sudah mapan.
Data terbaru menunjukkan bahwa stablecoin yang dipatok dalam dolar diperkirakan akan mencapai angka US$ 17 triliun dalam volume tahunan yang disesuaikan (annualized) pada tahun 2026. Untuk memberi gambaran, raksasa kartu kredit membutuhkan 66 tahun untuk mengonsolidasikan angka tersebut, sedangkan stablecoin menargetkan pencapaian yang sama dalam hanya 12 tahun.
Grafik tersebut memperlihatkan percepatan yang eksponensial: volume melonjak dari hanya US$ 0,6 triliun pada 2020 menjadi estimasi US$ 11,2 triliun pada 2025. Tren ini menunjukkan bahwa adopsi institusional dan penggunaan dalam pembayaran global sedang mengubah sektor keuangan tradisional.
Konvergensi volume ini menandakan bahwa stablecoin tidak lagi sekadar menjadi aset spekulatif, tetapi telah menjadi tulang punggung likuiditas global 🚀. Pasar bersiap untuk era baru, di mana kecepatan dan efisiensi on-chain bersaing langsung dengan jaringan perbankan yang sudah mapan.
