$XRP
Sebuah perusahaan di AS perlu mengirim uang ke sebuah bisnis di Meksiko.
Rute tradisional: USD → bank perantara → MXN, yang berpotensi melibatkan beberapa akun dan penundaan penyelesaian.
Rute XRP: USD → XRP → Meksiko → MXN. XRP dapat berperan sebagai aset penghubung, memungkinkan nilai berpindah antar mata uang dengan cepat. Transaksi di XRPL biasanya terselesaikan dalam sekitar 3–5 detik.
2. Remitansi
Bayangkan seorang pekerja Pakistan di Dubai mengirim uang ke rumah.
Penyedia pembayaran dapat menggunakan XRP sebagai bagian dari proses transfer, memindahkan nilai antara dua negara tersebut lalu mengonversinya ke mata uang lokal untuk penerima. Dokumentasi Ripple secara khusus menjelaskan remitansi sebagai kasus penggunaan ODL (On-Demand Liquidity).
3. Pembayaran bisnis/treasury
Sebuah perusahaan multinasional mungkin perlu memindahkan uang antar akun di negara-negara yang berbeda.
XRP dapat digunakan sebagai jembatan untuk memindahkan likuiditas, bukan mempertahankan jumlah besar mata uang asing di setiap akun tujuan. Ripple mendokumentasikan ini sebagai kasus penggunaan internal treasury.
4. Perdagangan dan likuiditas
XRP juga digunakan di exchange terdesentralisasi (DEX) dalam XRP Ledger. Ia dapat berperan sebagai jembatan antar aset yang berbeda serta menyediakan likuiditas untuk perdagangan.
5. Aset dunia nyata yang ditokenisasi
XRPL dapat men-tokenisasi aset seperti surat berharga pemerintah, obligasi, dan aset keuangan lainnya. XRP sendiri dapat menyediakan likuiditas/ infrastruktur penyelesaian di sekitar pasar-pasar tersebut.
Perbedaan penting: XRP adalah koin asli (native), sedangkan XRPL adalah blockchain/jaringannya. Tidak setiap aplikasi yang dibangun di atas XRPL pasti memerlukan XRP sebagai aset utamanya. Utilitas XRP yang paling jelas adalah sebagai aset pembayaran/jembatan dan likuiditas.
Kalau Anda mau, saya juga bisa memberikan 3 perusahaan/proyek nyata yang saat ini menggunakan XRP, dan secara persis bagaimana mereka menggunakannya.#xrp #Xrp🔥🔥
Sebuah perusahaan di AS perlu mengirim uang ke sebuah bisnis di Meksiko.
Rute tradisional: USD → bank perantara → MXN, yang berpotensi melibatkan beberapa akun dan penundaan penyelesaian.
Rute XRP: USD → XRP → Meksiko → MXN. XRP dapat berperan sebagai aset penghubung, memungkinkan nilai berpindah antar mata uang dengan cepat. Transaksi di XRPL biasanya terselesaikan dalam sekitar 3–5 detik.
2. Remitansi
Bayangkan seorang pekerja Pakistan di Dubai mengirim uang ke rumah.
Penyedia pembayaran dapat menggunakan XRP sebagai bagian dari proses transfer, memindahkan nilai antara dua negara tersebut lalu mengonversinya ke mata uang lokal untuk penerima. Dokumentasi Ripple secara khusus menjelaskan remitansi sebagai kasus penggunaan ODL (On-Demand Liquidity).
3. Pembayaran bisnis/treasury
Sebuah perusahaan multinasional mungkin perlu memindahkan uang antar akun di negara-negara yang berbeda.
XRP dapat digunakan sebagai jembatan untuk memindahkan likuiditas, bukan mempertahankan jumlah besar mata uang asing di setiap akun tujuan. Ripple mendokumentasikan ini sebagai kasus penggunaan internal treasury.
4. Perdagangan dan likuiditas
XRP juga digunakan di exchange terdesentralisasi (DEX) dalam XRP Ledger. Ia dapat berperan sebagai jembatan antar aset yang berbeda serta menyediakan likuiditas untuk perdagangan.
5. Aset dunia nyata yang ditokenisasi
XRPL dapat men-tokenisasi aset seperti surat berharga pemerintah, obligasi, dan aset keuangan lainnya. XRP sendiri dapat menyediakan likuiditas/ infrastruktur penyelesaian di sekitar pasar-pasar tersebut.
Perbedaan penting: XRP adalah koin asli (native), sedangkan XRPL adalah blockchain/jaringannya. Tidak setiap aplikasi yang dibangun di atas XRPL pasti memerlukan XRP sebagai aset utamanya. Utilitas XRP yang paling jelas adalah sebagai aset pembayaran/jembatan dan likuiditas.
Kalau Anda mau, saya juga bisa memberikan 3 perusahaan/proyek nyata yang saat ini menggunakan XRP, dan secara persis bagaimana mereka menggunakannya.#xrp #Xrp🔥🔥
