BTC setelah menanjak tinggi tidak langsung terus ditarik ke atas, justru semakin menarik untuk diamati.
Tampilan seperti ini paling mudah membuat kesalahan: saat melihat harga bergerak mendatar, mengira saja bahwa candle berikutnya pasti langsung menembus ke atas; atau ketika harga terkoreksi sedikit, buru-buru menyimpulkan bahwa itu berarti pelemahan.

Padahal, yang terpenting bukan bagaimana fluktuasi di bagian tengah, melainkan siapa yang lebih dulu benar-benar terkonfirmasi di kedua sisi—atas dan bawah.
Di area atas sekitar 85.100, itulah batas apakah tekanan jual sebelumnya sudah terserap atau belum. Hanya jika harga kembali berdiri di atasnya dan mampu bertahan, barulah bisa dipahami bahwa pertukaran/rotasi setelah kenaikan sudah selesai, dan pembeli mulai mengambil kembali kendali.
Di sisi bawah, 82.500 adalah kunci apakah koreksi kali ini bisa ditahan (di-support).
Menjaga area itu tidak berarti langsung akan lanjut naik, tapi setidaknya menunjukkan bahwa koreksi belum melebar menjadi struktur penurunan yang baru.
Dari sisi data, pada koreksi sebelumnya terlihat penurunan panas/temperamen leverage, yang mengindikasikan koin yang terlalu padat sedang dilepas; namun pelepasan leverage tidak otomatis berarti proses penahanan (support) sudah selesai. Apakah harga mampu bertahan di 82.500 adalah jawaban yang lebih langsung.
Jika 82.500 akhirnya jebol dan tak kunjung kembali, pasar akan mengalihkan fokus ke area sekitar 81.300.
Yang benar-benar patut dipantau bukan siapa yang paling jitu saat berteriak, melainkan sisi mana yang pada akhirnya berubah menjadi fakta oleh pergerakan harga.$BTC $ETH
#BTC #比特币行情 #加密市场
Jika ada pandangan berbeda, silakan diskusikan di kolom komentar.
Follow halaman utama.