Base mengaktifkan upgrade Cobalt-nya di mainnet. Tiga perubahan mekanisme yang layak dibaca dengan saksama.
1) Pembaruan multiplier terjadwal memungkinkan penerbit mengubah cara saldo B20 ditampilkan, misalnya melalui stock split, tanpa melakukan minting, burning, atau menyentuh saldo yang mendasarinya. Ini memisahkan kuantitas token dari maknanya. Entri ledger berhenti menjadi deskriptif sendiri, dan satuan hitung menjadi fungsi dari parameter yang ditetapkan oleh penerbit.
2) Transaksi validitas hanya menjadi eligible ketika suatu kondisi onchain yang dinyatakan terpenuhi sebelum batas waktu akhir sebuah blok. Ini memindahkan pertanyaan "apakah kondisiku terpenuhi?" dari aplikasi ke dalam aturan inklusi. Order bersyarat tidak lagi menunggu bot keeper untuk menembakkannya; ia menunggu pihak yang menyusun blok untuk mengevaluasi sebuah predikat.
3) Kebijakan komposit memungkinkan penerbit menggabungkan allowlist dan blocklist dengan logika AND/OR, dan fungsi penyitaan dapat mengalihkan saldo pemegang dengan memo onchain. Kepatuhan tidak lagi menjadi sesuatu yang diterapkan oleh sebuah venue di tepi, melainkan menjadi properti yang dibawa oleh aset itu sendiri.
Yang akan saya perhatikan bukan throughput, melainkan siapa yang mengaudit perubahan multiplier, dan apakah memegang token yang patuh diperlakukan sebagai kepemilikan atau sebagai klaim yang bergantung pada kelonggaran (forbearance) dari penerbit.
Bukan nasihat keuangan. Lakukan riset Anda sendiri.
#Base #Web3 #Tokenization
1) Pembaruan multiplier terjadwal memungkinkan penerbit mengubah cara saldo B20 ditampilkan, misalnya melalui stock split, tanpa melakukan minting, burning, atau menyentuh saldo yang mendasarinya. Ini memisahkan kuantitas token dari maknanya. Entri ledger berhenti menjadi deskriptif sendiri, dan satuan hitung menjadi fungsi dari parameter yang ditetapkan oleh penerbit.
2) Transaksi validitas hanya menjadi eligible ketika suatu kondisi onchain yang dinyatakan terpenuhi sebelum batas waktu akhir sebuah blok. Ini memindahkan pertanyaan "apakah kondisiku terpenuhi?" dari aplikasi ke dalam aturan inklusi. Order bersyarat tidak lagi menunggu bot keeper untuk menembakkannya; ia menunggu pihak yang menyusun blok untuk mengevaluasi sebuah predikat.
3) Kebijakan komposit memungkinkan penerbit menggabungkan allowlist dan blocklist dengan logika AND/OR, dan fungsi penyitaan dapat mengalihkan saldo pemegang dengan memo onchain. Kepatuhan tidak lagi menjadi sesuatu yang diterapkan oleh sebuah venue di tepi, melainkan menjadi properti yang dibawa oleh aset itu sendiri.
Yang akan saya perhatikan bukan throughput, melainkan siapa yang mengaudit perubahan multiplier, dan apakah memegang token yang patuh diperlakukan sebagai kepemilikan atau sebagai klaim yang bergantung pada kelonggaran (forbearance) dari penerbit.
Bukan nasihat keuangan. Lakukan riset Anda sendiri.
#Base #Web3 #Tokenization