1 Oktober: 💥💥💥💥💥 Pada paruh kedua tahun 2026, Standard Chartered Bank secara bertahap merilis beberapa laporan pemeringkatan token kripto, mencakup 7 proyek seperti UNI, AAVE, LINK, dan lainnya. Sebagian besar token mengalami kenaikan yang cukup baik setelah laporan riset dipublikasikan.
Di antaranya, UNI tampil paling menonjol—sejak pertama kali dicakup pada bulan Juni, kenaikannya sekitar 254%; AAVE dan LINK juga mencatat reli yang berlipat dua atau mendekati lipat dua.
Inti dari logika laporan riset ini berpusat pada tiga jalur utama: pertumbuhan pendapatan protokol DeFi, tokenisasi aset riil (RWA), serta penangkapan nilai dari stablecoin dan pembelian kembali (buyback) token. Bank menilai, penempatan aset keuangan tradisional ke atas blockchain akan memperbesar skala pasar DeFi, sehingga mendorong peningkatan pendapatan protokol; sementara itu, nilai token akan dinilai ulang melalui buyback.
Di antaranya, UNI tampil paling menonjol—sejak pertama kali dicakup pada bulan Juni, kenaikannya sekitar 254%; AAVE dan LINK juga mencatat reli yang berlipat dua atau mendekati lipat dua.
Inti dari logika laporan riset ini berpusat pada tiga jalur utama: pertumbuhan pendapatan protokol DeFi, tokenisasi aset riil (RWA), serta penangkapan nilai dari stablecoin dan pembelian kembali (buyback) token. Bank menilai, penempatan aset keuangan tradisional ke atas blockchain akan memperbesar skala pasar DeFi, sehingga mendorong peningkatan pendapatan protokol; sementara itu, nilai token akan dinilai ulang melalui buyback.