🚨 PERINGATAN BITCOIN: Harga Naik, Tapi Permintaan Melemah!

Bitcoin berputar di sekitar $83,7K, sementara pasar menunggu rilis data inflasi PCE terbaru AS. Tapi di balik pergerakan harga, ada satu metrik yang membuat jari-jari alis terangkat. 👀

📉 Permintaan spot melemah Data pasar kripto menunjukkan permintaan spot Bitcoin telah turun sekitar 170K BTC selama 30 hari terakhir.

Lebih menarik lagi: pertumbuhan permintaan futures dilaporkan telah merosot tajam sejak pertengahan September.

Jadi, apa artinya? 🤔

BTC baru-baru ini reli dari sekitar $76K → $87K, tetapi pergerakan itu tidak diiringi oleh akumulasi spot yang lebih kuat. Gelombang besar likuidasi short tampaknya telah membantu mendorong reli tersebut.

🔥 Sementara itu, pasar lain mengirimkan sinyal yang beragam:

🛢️ Minyak: Brent berada di atas $103 meski pasokan minyak mentah mulai pulih.

🏦 Obligasi: imbal hasil US Treasury tenor 30 tahun tetap berada pada level tertinggi secara historis.

🟡 Emas: Sekitar $4.200 mulai menjadi level penting bagi trader yang memantau langkah berikutnya.

📊 Saham: laporan kinerja Micron bisa menjadi ujian lain untuk perdagangan AI/semikonduktor.

🔑 Yang saya pantau berikutnya

Katalis jangka pendek terbesar adalah laporan inflasi PCE AS.

➡️ Inflasi yang lebih panas dapat terus memberi tekanan pada aset berisiko.
➡️ Inflasi yang lebih dingin bisa memperbaiki ekspektasi terhadap kebijakan The Fed di masa depan.

Untuk Bitcoin, pertanyaan kuncinya tetap:

Bisakah BTC terus naik jika permintaan spot tidak pulih?

💬 Menurutmu bagaimana — BTC kembali di atas $87K, atau koreksi duluan?

#Bitcoin #BTC #Crypto #Binance #Ethereum
$BTC
$XAU
$CL