Tanggapan resmi AS telah sampai ke Iran, kabar baiknya adalah perbedaan di antara kedua pihak bukan terletak pada ketentuan isi rancangan, melainkan pada urutan pelaksanaan di dalam konten. Hanya dengan melihat poin ini, untuk perundingan kali ini, itu cukup menguntungkan!

Namun, Pakistan dan Rusia masing-masing memberikan tekanan kepada AS dan Iran dalam tingkat yang berbeda, berharap tekanan tersebut dapat mendorong terwujudnya kesepakatan kali ini.

Pihak Pakistan bertindak berdasarkan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah sebelumnya. Menteri pertahanan mereka mengatakan bahwa jika Arab Saudi membutuhkan, Pakistan dapat membantu Arab Saudi melawan kelompok Houthi yang didukung Iran, sekaligus menyatakan “musuh Arab Saudi adalah musuh Pakistan”. Pernyataan ini jelas merupakan peringatan yang tegas: jangan coba-coba mengancam Arab Saudi dengan menggunakan kelompok Houthi, dan secepatnya mendorong proses perdamaian.

Sementara itu, pihak Rusia cukup menarik. Mereka memperpanjang larangan ekspor diesel langsung hingga Oktober dengan alasan kilang pengolahan minyak akibat perang Rusia-Ukraina mengalami kerusakan. Perlu diketahui, baru-baru ini Trump sering memberi sinyal mendekat kepada Rusia. Intinya adalah ingin mendapatkan tekanan pasokan energi di sektor ekspor diesel Rusia. Langkah Rusia ini jelas seolah memberitahu AS bahwa cara substitusi ekspor energi tidak bisa, sehingga hanya ada pilihan untuk mencari jalan damai dengan Iran.

Dapat terlihat bahwa mediasi dan perantaraan negara-negara kawasan tidak selalu sekadar omongan manis. Kalau ada yang memainkan peran “wajah merah”, harus ada yang memainkan peran “wajah putih”; jika tidak, situasi bisa dengan mudah lepas kendali, apalagi karena AS dan Iran sedang “naik emosi” di atas meja.

Ini juga bisa menjelaskan mengapa titik perselisihan kali ini antara AS dan Iran bukan pada isi rancangan, melainkan pada urutan pelaksanaannya. Berdasarkan logika ini, hasilnya sedikit lebih optimistis dibandingkan kabar dini hari tadi.

Berikutnya, jika kedua pihak mulai berselisih seputar urutan pelaksanaan rancangan, itu sebenarnya menguntungkan kondisi AS-Iran. Tetapi jika rancangan tersebut langsung dibatalkan, perlu waspada terhadap risiko lonjakan harga minyak mentah! #股票财报季